KNPI: Pemerintah Harus Punya Skenario yang Tepat untuk Pelaksanaan Haji Tahun Ini

Jakarta, PANRITA.News – Belum adanya informasi dan keputusan pemerintah RI soal pelaksanaan Haji tahun 2020 yang disebabkan karena adanya Pandemi Covid-19, menjadi perhatian serius dari Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) di bawah kepemimpinan Haris Pertama.

Fungsionaris DPP KNPI, Luqman mengatakan bahwa saat ini di tengah wabah Covid-19, pemerintah harus segera mengambil kebijakan terhadap pelaksanaan Haji pada tahun ini.

“Kami melakukan monitoring serius dampak Covid-19 ini pada berbagai aspek, salah satunya adalah implikasi wabah Covid 19 ini Pada pelaksanaan Haji tahun 2020,” ungkap Luqman melalui keterangan tertulisnya, Kamis (16/4/2020).

“Sebagaimana diketahui jadwal haji tahun ini rencananya akan dilaksanakan pada awal bulan juni 2020, namun sampai saat ini Pemerintah Arab Saudi belum memberikan kepastian informasi soal Haji tahun ini, jika mengacu pada perkembangan data dan berita terkait Covid ini yang masih mewabah, dan baru dieperkirakan dibulan juni-juli akan mereda, maka besar kemungkinan ditahun ini Ibadah Haji akan ditiadakan,” lanjut Luqman.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, maka DPP KNPI meminta pemerintah untuk menyiapkan skenario dan langkah-langkah terbaik dalam upaya menenangkan ummat dan memastikan setoran Haji aman dan dikembalikan segera ke Jemaah.

“Jangan sampai calon jamaah haji menderita double” sudah tidak berangkat haji, uang setoran haji mereka pun tidak jelas” tegas Luqman.

Pun bila skenario pelaksanaan Haji tahun ini tetap dilaksanakan sesuai jadwal kata Luqman, maka pihaknya meminta Kementerian Agama harus menyiapkan mitigasi plan dengan memastikan 221.000 calon jamaah haji yang akan diberangkatkan bisa dipastikan bebas dari virus Covid-19.

“Dan Kemenag juga harus menjamin Jamaah yang berangkat dan tiba di Arab Saudi tidak tertular Covid 19,” tutup Luqman yang juga aktivis HMI ini.

Tinggalkan Komentar