Akibat Corona, Ribuan Mahasiswa UIN Alauddin Ditarik dari Tempat KKN

UIN Alauddin Naik ke Peringkat 41 Kampus Terbaik di Indonesia 2020 versi UniRank

Gedung rektorat UIN Alauddin Makassar. (Ist)

Makassar, PANRITA.News – Ribuan mahasiswa UIN Alauddin Makassar yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 62 dan 63 selama 45 hari terpaksa akan ditarik kembali sebelum waktunya.

Hal tersebut berdasarkan Surat Hasil Keputusan Rapat Pimpinan (RAPIM) tentang Penarikan Mahasiswa KKN.

Percepatan penarikan mahasiswa KKN tersebut dilakukan melalui komunikasi yang baik dengan Pemerintah Daerah setempat untuk keberlanjutan kegiatan KKN yang akan datang.

Dalam Surat Keputusan RAPIM tersebut, penarikan mahasiswa KKN akan dilakukan secara bertahap yang dijadwalkan mulai tanggal 30 Maret sampai dengan 12 April 2020 dan akan dimulai dari Kabupaten Sidrap.

Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama (AAKK) Dr Yuspiani menyampaikan kepada BP-DP untuk mengimbau kepada seluruh mahasiswa KKN untuk langsung pulang ke kampung masing-masing dan tetap disediakan bus untuk penjemputan akan tetapi tidak ada penerimaan mahasiswa di kampus.

“Sejatinya, mereka melaksanakan KKN selama 45 yakni mulai 2 Maret 2020. Namun karena semakin gencarnya anjuran pemerintah untuk melakukan aktivitas di luar rumah, terutama yang melibatkan orang banyak, maka pihak kampus terpaksa menarik kembali seluruh mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN,” ujar Yuspiani, Rabu, (25/3/2020).

Diketahui, KKN angkatan 62 dan 63 diikuti sebanyak 2671 mahasiswa yang tersebar ke 13 kabupaten 28 kecamatan, terdiri dari 291 posko di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Tinggalkan Komentar