Palangkaraya, PANRITA.News – Kecelakaan speedboat Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) terjadi di Sungai Sebangau, Palangkaraya, Kalimantan Tengah
Seluruh korban telah ditemukan dan tujuh orang dinyatakan meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.
“Betul sekali, tujuh orang (meninggal dunia),” kata Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Hendra Rochmawan seperti dikutip dari detik, Selasa (10/3/2020).
Insiden tersebut bermula saat speedboat Paspampres bertabrakan dengan speedboat Dinas Kehutanan pada Senin, (9/3/2020) kemarin sekitar pukul 13.00 WIB.
Speedboat milik Dinas Kehutanan sedang menuju ke Taman Nasional Sebangau, sedangkan speedboat Paspampres hendak ke Dermaga Kereng dari Taman Nasional Sebangau.
Keduanya bertabrakan di sekitar tikungan yang berjarak 20 menit dari Dermaga Kereng.
Speedboat Paspampres bermuatan 19 penumpang. Terdiri dari sembilan personel TNI, tujuh personel Paspampres, satu pemandu, satu warga negara Belanda, dan satu penjaga (guard) warga negara Belanda.
Berikut ini data korban meninggal dunia kecelakaan tersebut:
- Letkol Kav. Bambang Kristianto (Dandim 1011 Klk) (41 tahun)
- Abdi Darmansyah (Kepala Resort Mangkok TNS) (36 tahun)
- Mutiara (Tekon TNS) (26 tahun)
- Tyas Novianti (Tekon TNS) (25 tahun)
- Ibnu Yudistira Hendrawan (Tekon TNS) (26 tahun)
- Umroatus Sholikhah (Wiraswasta) (25 tahun)
- Mansyah (Manggala Agni TNS) (27 tahun).

Comment