Kecolongan, Mahathir Merasa Dikhinati PM Baru Malaysia Muhyiddin Yassin

Mahathir Mohamad

Mahathir Mohamad

Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad, mengeluarkan pernyataan keras terkait penggantinya, Muhyiddin Yassin.

Mahathir merasa dikhianati Muhyiddin yang disebutnya sudah mengincar posisi sebagai kepala pemerintahan Malaysia sejak lama.

Pernyataan tersebut disampaikan Mahathir saat menemui awak media pada Minggu (1/3/2020). Seperti dilansir dari laman Strait Times, Mahathir merasa Muhyiddin bukan figur yang tepat untuk menggantikan dirinya.

“Ia (Muhyiddin) sukses meraih apa yang sudah dikerjakannya sejak lama. Saya merasa memiliki dukungan mayoritas publik saat ini, namun Muhyiddin akan tetap (sudah) dilantik hari ini,” ujar Mahathir yang mengajukan pengunduran diri pada 24 Februari lalu.

Salah satu cara menurut Mahathir untuk menggagalkan pemerintahan Muhyiddin adalah mengajukan mosi tidak percaya kepada Parlemen. Melalui cara itu, diharapkannya terjadi penundaan pembentukan kabinet sehingga pemerintahan tertunda sementara.

Langkah pengunduran diri Mahathir pada Senin 24 Februari lalu, diperkirakan menjadi upaya penguatan koalisi Pakatan Harapan. Namun kecolongan, peluang justru didapatkan kubu oposisi pimpinan UMNO yang menyuarakan dukungan kepada Muhyiddin, PM pengganti pilihan Istana Negara Malaysia.

(Strait Times, Okezone)

Tinggalkan Komentar