Heboh Kerajaan Baru King of The King, Ngaku Punya Harta Rp60 Ribu Triliun

Heboh Kerajaan Baru 'King of The King', Ngaku Punya Harta Rp60 Ribu Triliun

Pimpinan kerajaan baru 'King of The King' Mister Dony Pedro. (Foto: IDN Times)

Tangerang, PANRITA.News – Setelah heboh kemunculan Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire, masyarakat Indonesia kembali dihebohkan dengan munculnya King of The King di Tangerang, Banten.

Informasi yang dihimpun, kerajaan ini pertama kali muncul di Kota Tangerang lewat sebuah spanduk yang dipasang di sekitar Jalan Benteng Betawi depan Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang.

Spanduk tersebut bertuliskan ‘King of The King. Y.M Soekarno. MR Dony Pedro’. Dalam spanduk berukuran jumbo itu juga tertulis Presiden Direktur Bank UBS, Presiden PBB, Presiden MI.

MR Dony Pedro yang tertulis dalam spanduk itu merupakan raja dari King of The King.

Namun, spanduk itu telah ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang.

Bahkan King of The King mengklaim dirinya sebagai Raja Diraja dari semua raja di dunia. Tak hanya itu, kerajaan ini juga mengatakan akan melantik presiden dan raja-raja di dunia.

Menurut petinggi kerajaan tersebut yakni Ketua Umum IMD (Indonesia Mercusuar Dunia) Juanda, aset kekayaan itu disimpan di Union Bank Switzerland (UBS). Beberapa surat aset peninggalan Soekarno juga disebutnya ada di Bank Swiss itu.

King of The King sendiri mengaku memiliki Rp60 ribu triliun yang merupakan aset milik presiden Soekarno.

Juanda menyebutkan aset kekayaan sebesar Rp 60 Ribu triliun itu nantinya akan digunakan untuk 3 hal utama.

“Pertama, untuk melunasi utang luar negeri Indonesia, kedua untuk membagikan kepada seluruh masyarakat Indonesia, dan ketiga untuk membeli alat sistem pertahanan (alutsista),” ujarnya.

Pihaknya mengatakan akan membagikan uang tersebut kepada seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Tiap kepala mendapat sebesar Rp 3 miliar.

Tinggalkan Komentar