Penduduk Miskin di Sulsel Turun 20,06 Ribu Jiwa

Penduduk Miskin di Sulsel Turun 20,06 Ribu Jiwa

Ilustrasi penduduk miskin (Foto: Merdeka.com)

Makassar, PANRITA.News – Jumlah penduduk miskin di Sulawesi Selatan per September 2019 menurun 20,06 ribu jiwa.

Hal itu berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel bahwa per September 2019, penduduk miskin Sulsel berjumlah 759,58 ribu jiwa, mengalami penurunan dibandingkan September 2018 sebanyak 779,64 ribu jiwa.

Presentase penduduk miskin Sulsel turun dari 8,87 persen posisi September 2018 menjadi 8,56 persen pada September 2019.

Selama periode September 2018 hingga September 2019, penduduk miskin di daerah perkotaan mengalami penurunan 6,31 ribu jiwa, dari 168,70 ribu jiwa menjadi 162,39 ribu jiwa.

Sementara di perdesaan mengalami penurunan sebesar 13,75 ribu jiwa menjadi 597,19 pada September 2019 dari total 610,94 ribu jiwa pada posisi September 2018.

“Persentase penduduk miskin di perkotaan dan di perdesaan mengalami penurunan masing-masing sebesar 0,26 dan 0,25 poin persen,” ujar Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah.

Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah mengatakan, komoditas makanan yang berpengaruh besar terhadap nilai garis kemiskinan adalah beras, rokok kretek filter, telur ayam ras, bandeng, kue basah, gula pasir, dan roti.

“Sementara untuk komoditas bukan makanan, kontribusi terbesar terhadap garis kemiskinan adalah biaya perumahan, bensin, listrik, pendidikan, dan perlengkapan mandi,” jelas Yos

Pada September 2019, sumbangan Garis Kemiskinan Makanan terhadap Garis Kemiskinan sebesar 75,19 persen, sedangkan pada September 2018 sebesar 74,95 persen.

“Dengan memperhatikan komponen Garis Kemiskinan (GK), yang terdiri dari Garis Kemiskinan Makanan (GKM) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan (GKBM), terlihat bahwa peranan komoditi makanan jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan (perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan),” katanya.

Tinggalkan Komentar