PM India dan Australia Beri Selamat atas Kemenangan Jokowi dalam Pilpres 2019

PM India, Narendra Modi, mengucapkan selamat kepada Presiden Joko Widodo atas kemenangan dalam pemilu 2019 melalui satu kicauan berbahasa Indonesia di Twitter. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Makassar, PANRITA.News – Ucapan selamat mengalir untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai pemenang pilpres 2019.

PM Modi memberikan ucapan selamat dalam dua bahasa, yakni Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Ucapan selamat untuk Jokowi ini disampaikan PM Modi via akun Twitter resminya, @narendramodi.

“Selamat yang sebesar-besarnya kepada Jokowi atas terpilihnya Anda kembali!” demikian pernyataan Modi di Twitter seperti dikutip The Hindu Selasa (21/5/2019).

Modi menuturkan sebagai dua negara demokrasi besar, dia menyatakan bangga terhadap keberhasilan Indonesia dalam menyelanggarakan pemilu pada 17 April lalu.

“Kami berharap Anda dan rakyat Indonesia semua sukses di bawah kepemimpinan dinamis Anda,” terang perdana menteri dari Bharatiya Janata Party itu.

Tak lupa mantan Menteri Utama Negara Bagian Gujarat periode Oktober 2001 hingga 22 Mei 2014 itu juga menyertakan ucapan selamatnya dalam bahasa Inggris.

Selain Modi, ucapan selamat juga datang dari Perdana Menteri Australia Scott Morrison di mana dia menyebut Indonesia adalah mitra strategis negaranya.

Morisson sendiri saat ini meraih kemenangan dalam pemilu yang dilaksanakan Sabtu (18/5/2019) yang lalu. di mana hasil yang diraihnya mengagetkan publik Negeri “Kanguru”.

“Kami sangat menantikan hubungan yang lebih dalam antara Indonesia dan Australia di seluruh kepentingan kedua negara,” ujar Morrison di Twitter.

Berpasangan dengan KH Ma’ruf Amin, Jokowi menang setelah memperoleh 55,5 persen. Sementara pasangan Prabowo dan Sandiaga Uno mendapatkan 44,5 persen.

Jumlah perolehan suara Jokowi-Ma’ruf sebanyak 85.607.362 atau 55,50 persen suara, sedangkan perolehan suara Prabowo-Sandi sebanyak 68.650.239 atau 44,50 persen suara.

Selisih suara kedua pasangan 16.957.123 atau 11 persen suara. Adapun jumlah pemilih yang berada di dalam ataupun luar negeri mencapai 199.987.870 orang.

Sementara pemilih yang menggunakan hak pilih sebanyak 158.012.506 orang. Dari total suara yang masuk, 3.754.905 suara tidak sah sehingga jumlah suara sah sebanyak 154.257.601 suara.

Tinggalkan Komentar