Penuhi Panggilan Polisi, Rocky Gerung: Setiap Ada Penundaan Artinya Ada Manipulasi

Jakarta, PANRITA.News – Rocky Gerung memenuhi panggilan polisi terkait kasus pernyataannya, ‘kitab suci fiksi’. Rocky terpantau hadir ditemani kuasa hukumnya Hariz Azhar di gedung Direktorat Kriminal Khusus (Krimsus) Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (1/2/2019) sekitar pukul 15.53 WIB.

Namun, saat tiba di lokasi Rocky bergegas masuk ke dalam gedung.

“Nanti aja ya saya kasih tahu,” ujar Rocky singkat kepada wartawan. 

Ketika ditanya terkait alasan dilaporkan dirinya, Rocky bicara soal hubungan penundaan dengan manipulasi. Namun, Rocky tidak menjabarkan.

“Setiap ada penundaan artinya ada manipulasi, gitu kan rumusnya,” ungkap Rocky.

Polda Metro Jaya menjadwalkan ulang pemanggilan Rocky pada hari ini karena pada Kamis (31/1/2019) Rocky tidak bisa hadir memenuhi panggilan polisi. Sebab Rocky sedang berada di luar kota.

Sebelumnya, Sekjen Cyber Indonesia Jack Boyd Lapian melaporkan Rocky Gerung terkait ucapannya bahwa ‘kitab suci itu fiksi’ dalam program ‘Indonesia Lawyers Club’ (ILC) yang ditayangkan di tvOne. Jack melaporkan Rocky Gerung ke Bareskrim Polri dan kasus itu kemudian dilimpahkan ke Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya.

Laporan Jack diterima dengan tanda bukti laporan bernomor LP/512/IV/2018/Bareskrim tertanggal 16 April 2018. Rocky disangkakan melanggar Pasal 156a KUHP tentang Penistaan Agama. Sebelumnya, Jack sudah diperiksa sebagai saksi pelapor terkait kasus ini.

Leave a Reply