Sebut ‘Budeg-Buta’, Ma’ruf Amin Dilaporkan ke Bawaslu

Jakarta, PANRITA.News – Calon wakil presiden Ma’ruf Amien dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI. Ma’ruf dilaporkan atas dugaan pelanggaran pemilu terkait ucapannya saat sambutannya pada deklarasi relawan Barisan Nusantara pada Sabtu (10/11/2018).

Adapun pelapor merupakan warga Masyarakat bernama Bonny Syahriza yang didampingi Advokat Senopati 08.

Bonny di Bawaslu, Jakarta, Rabu, (14/11/2018) mengatakan, pernyataan Cawapres nomor satu yang menyatakan orang yang tidak melihat prestasi Presiden Jokowi hanya orang budeg dan buta saat memberikan sambutan tersebut telah melukai kaum difabel dan juga diduga telah melakukan penghinaan. Selain itu, pernyataan tersebut juga dinilai telah mengganggu ketertiban umum.

Untuk itu pihaknya melaporkan hal tersebut dengan dugaan pelanggaran pemilu berdasarkan UU No 7/2018 tentang Pemilu pasal 280 huruf c, d dan e, dan pasal 521 yang menyatakan sanksi atas pelanggaran diancam pidana paling lama 2 tahun dan denda maksimal Rp24 juta.

Pasal 280 huruf c menyatakan pelaksana, peserta dan tim kampanye pemilu dilarang menghina seseorang, agama, suku, ras, golongan dan peserta pemilu lain.

Pasal 280 huruf d menyatakan larangan menghasut dan mengadu domba perseorangan ataupun masyarakat. Sedangkan huruf e mengatur larangan mengganggu ketertiban umum.

Bonny mengungkapkan, bukti-bukti yang dibawa berupa hasil cetakan berita-berita yang memuat hal itu serta video.

Tinggalkan Komentar