Wabah Virus Tewaskan 6 Orang di Amerika Serikat

Ilustrasi Virus (Foto: CDC)

Ilustrasi Virus (Foto: CDC)

New Jersey, PANRITA.News – Virus mewabah di pusat perawatan medis jangka panjang New Jersey, AS. Dikabarkan wabah virus tersebut telah menewaskan enam bocah dan menyebabkan belasan lainnya terinfeksi.

Seorang pejabat menyebutkan ada total 18 kasus adenovirus di antara pasien anak di Pusat Perawatan dan Rehabilitasi Wanaque, New Jersey, pada Selasa, (23/10/2018)

Adenovirus ini biasanya menyebabkan “penyakit ringan”, namun anak-anak yang terkena dampak virus itu membuat mereka “rapuh secara medis”, kata pejabat setempat.

Penyelidikan atas kasus ini sedang berlangsung, dan pusat perawatan itu kini tertutup bagi pasien baru.

Sistem kekebalan anak sangat terganggu saat sedang sakiy, sehingga membuat mereka lebih rentan terhadap virus tersebut, tegas departemen kesehatan.

“Kombinasi ketegangan yang memburuk akibat kehadiran virus adenovirus bersamaan dengan situasi yang rapuh membuat wabah menjadi lebih parah,” tambahnya.

Menurut keterangan Departemen Kesehatan, otoritas yang ditunjuk oleh negara mulai melakukan penyelidikan pada hari Minggu dan dilanjutkan pada Selasa.

Pada hari Minggu, tim inspeksi menemukan bahwa ini adalah “Kesalahan kecil dalam metode cuci tangan” di pusat perawatan tersebut – yang juga menyediakan layanan keperawatan dan rehabilitasi untuk orang dewasa baik jangka pendek maupun panjang.

Situs berita lokal NewJersey.com melaporkan bahwa pihak pengelola perawatan medis itu telah mengirim surat kepada para orang tua pasien tentang wabah pada 18 Oktober lalu.

Namun demikian, para pejabat setempat tidak mengkonfirmasi rincian tentang virus tersebut hingga hari Selasa.

Anak-anak yang ditempatkan di bagian bangsal perawatan anak-anak dilaporkan dalam kondisi sakit serius – banyak yang mengalami disabiltas fisik, dalam keadaan koma, atau tidak bisa berjalan atau berbicara, menurut laporan North Jersey Record.

Anak-anak yang terdampak virus ini sejauh ini belum diidentifikasi.

Adapun Adenovirus ini adalah jenis virus yang biasanya menyebar melalui kontak jarak dekat (seperti menyentuh permukaan yang terinfeksi atau berjabat tangan), batuk, dan bersin, ungkap Centers for Disease Control (CDC).

Dalam kondisi tertentu, adenovirus yang berbeda dapat menyebabkan berbagai penyakit, termasuk gejala flu biasa, bronchitis, pneumonia dan diare.

Komplikasi serius jarang sekali terjadi, tetapi CDC mencatat bahwa mereka yang memiliki “sistem kekebalan yang lemah, atau penyakit pernafasan atau jantung” berada pada risiko yang lebih tinggi akibat infeksi adenovirus.

Para pejabat mengatakan situasi tegang juga mempengaruhi anak-anak yang tinggal di klinik, disebutkan “dapat memperparah” keadaan.

Sumber: detikcom

Comment