Nilai Tukar Rupiah Kembali Melemah 8 Poin di Awal Pekan

Jakarta, PANRITA.News ‐ Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp15.195 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pasar spot pagi ini, Senin (22/10). Posisi ini melemah 8 poin atau 0,09 persen dari akhir pekan lalu, Jumat (19/10) di Rp15.188 per dolar AS.

Rupiah melemah bersama mayoritas mata uang di kawasan Asia. Seperti Dolar Singapura melemah 0,06 persen dan ringgit Malaysia minus 0,04 persen.

Begitupun dengan Won Korea Selatan yang juga melemah 0,21 persen, Peso Filipina minus 0,18 persen, dan baht Thailand minus 0,12 persen.

Namun, dolar Hong Kong berada di zona hijau, dengan menguat 0,02 persen dan yen Jepang 0,09 persen.

Sementara itu, mata uang utama negara maju, semuanya melemah dari dolar AS. Dolar Australia melemah 0,38 persen, rubel Rusia minus 0,26 persen, dan euro Eropa minus 0,1 persen.

Adapun poundsterling Inggris melemah 0,09 persen, franc Swiss minus 0,09 persen, dan dolar Kanada minus 0,05 persen.

Analis Monex Investindo Dini Nurhadi Yasyi memperkirakan pergerakan rupiah akan naik turun pada pekan ini, namun kecenderungannya akan cukup stabil.  Rupiah diperkirakannya bergerak di rentang Rp15.100-15.240 per dolar AS.

“Untuk jangka menengah, rupiah masih akan di situ-situ saja, melemah atau menguat, tapi tidak signifikan,” katanya dalam laman CNNIndonesia.com, dikutp Senin (22/10).

Lebih lanjut ia menerangkan bahwa untuk awal pekan, pergerakan rupiah akan dipengaruhi oleh hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada Rabu, (23/10/2018) mendatang. Dalam rapat tersebut, bank sentral nasional diperkirakan mempertahankan tingkat bunga acuan di level 5,75 persen.

Tinggalkan Komentar