KM Fungka Permata V Terbakar di Sulteng, 12 Orang Tewas

KM Fungka Permata terbakar di sulteng

KM Fungka Permata terbakar di sulteng

Banggai Laut, PANRITA.News – 12 orang korban tewas akibat terbakarnya Kapal Motor (KM) Fungka Permata V di Perairan Desa Togong Sagu, Kecamatan Bangkurung, Kabupaten Banggai Laut (Balut), Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat (14/9/2018) sore.

“Jumlah korban meninggal dunia 12 orang, delapan orang belum ditemukan, sementara yang selamat 126 orang,” kata Kapolres Banggai Kepulauan AKBP Idham Mahdi, Sabtu (15/9/2018).

Kapolres Idham mengatakan, jenazah korban tewas telah dievakuasi ke Balut oleh tim SAR gabungan dan menunggu pendataan tim search and rescue (SAR).

Menurut dia, jumlah penumpang dalam kapal itu sebanyak 146 orang, dengan 12 orang anak buah kapal (ABK), penumpang terdaftar 91 orang dan tidak terdaftar 35 orang.

Sebelumnya, Kapolres Idham Mahdi mengatakan, pada pukul 16.45 Wita diperoleh informasi melalui sambungan radio milik Syahbandar Pelabuhan Balut tentang terbakarnya KM Fungka Permata V saat sedang berlayar di perairan laut wilayah Desa Togong Sagu.

Awalnya KM Fungka Permata V berangkat dari Pelabuhan Raha Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara menuju ke Pelabuhan Balut dengan jumlah penumpang dan ABK yang masih simpang siur.

Setelah mendapatkan informasi tersebut selanjutnya dilakukan koordinasi antara Unit Polsek Banggai, Basarnas, Syahbandar dan Anggota Koramil Banggai untuk persiapan evakusi.

Pukul 17.30 Wita, tim gabungan yang dipimpin oleh Mayor Inf Jufri Halimu dengan menggunakan speedboat menuju ke lokasi terbakarnya KM Fungka Permata V.

Selain itu katanya, juga dilakukan koordinasi dengan masyarakat Kecamatan Bangkurung agar dapat membantu menolong dan melakukan evakuasi terhadap kapal dan para penumpang serta ABK.

Lokasi kejadian terbakarnya KM Fungka Permata V berjarak sekitar empat jam perjalanan menggunakan speedboat dari Banggai Kota, ibukota Kabupaten Balut.

Menurut dia, di lokasi tersebut tidak ada akses komunikasi telepon.

“Komunikasi hanya dapat menggunakan radio kapal,” papar Kapolres Idham.

Tinggalkan Komentar