Atlet Indonesia Terusir dari Wisma di Palembang

Wisma Atlet Palembang

Jakarta, PANRITA.News – Banyaknya atlet-atlet Indonesia yang harus terusir dari Wisma atlet di daerah Jakabaring Sport City (JSC), jadi salah satu masalah Asian Games 2018 di Palembang. Mereka harus pindah ke hotel karena tak mendapat kamar.

Akibatnya, Timnas sepakbola wanita Indonesia, tenis dan menembak Indonesia adalah tim-tim yang harus terusir dari wisma atlet. Cukup jauhnya jarak dari hotel ke venue pertandingan atau tempat latihan pastinya menjadi masalah.

Pelatih timnas sepakbola, Satia Bagdja, mengaku kecewa dengan keputusan pindah tersebut karena kesulitan mengontrol langsung para pemainnya.

Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Komjen Syafruddin, mengakui bila wisma atlet memang melebihi kapasitas, namun sejauh ini tak jadi masalah besar.

“Penyelenggaraan ini sudah bagus, kita harus optimistis. Ini jauh lebih baik. Apalagi di Palembang, lancar di mana-mana,” kata Komjen Syafruddin saat menyambangi venue voli pantai, Selasa 21 Agustus 2018.

“Karena enggak cukup. Itu antusiasme, jadi kita justru bersyukur. Terutama yang di Palembang karena jumlah atlet dan official itu over dari target. 224 overnya, itu lebih di Palembang. Makanya kita akomodir ke hotel,” sambungnya.

Hal senada juga disampaikan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Indonesia, Puan Maharani. Lebih lanjut Puan menyatakan bila kedatangan atlet dan ofisial tim lebih dari daftar yang diberikan Olympic Council of Asia (OCA).

“Jadi daftar awal yang diberikan OCA itu 15 ribu tapi antusias sangat tinggi, sehingga nambah 2 ribuan atlet lagi. Jadi kita berikan hotel dengan fasilitas yang sama dengan wisma atlet,” ujar Puan.

“Kita sudah memberikan yang terbaik sesuai daftar dari 3 tahun lalu, kita lakukan Asian Games ini agar sukses hingga penutupan. Jadi itu yang bisa kita lakukan yang terbaik.” lanjut putri dari Megawati ini. (PN/Viva)

Leave a Reply