Memahami Makna Warna Baju Bodo Suku Bugis Makassar

Makassar, PANRITA.News – Masyarakat Sulawesi Selatan tentu sudah familiar dengan pakaian adat ‘Baju Bodo’. Baju Bodo merupakan pakaian adat Bugis Makassar yang dikenal sebagai salah satu busana tertua di dunia. Terdiri dari berbagai macam warna baju bodo yang dikenakan oleh perempuan utamanya dalam acara-acara adat seperti acara pengantin dan acara-acara adat yang lain.

Tapi sudah tahu belum, bahwa ternyata perempuan yang memakai baju bodo ini tidak asal memilih warna. Menurut adat Bugis, setiap warna baju bodo yang dipakai oleh perempuan Bugis Makassar menunjukkan usia ataupun martabat pemakainya.

Makna warna Baju Bodo suku Bugis Makassar:

  • Warna jingga, dipakai oleh perempuan umur 10 tahun.
  • Warna jingga dan merah digunakan oleh perempuan umur 10-14 tahun.
  • Warna merah untuk 17-25 tahun.
  • Warna putih digunakan oleh para inang dan dukun.
  • Warna hijau diperuntukkan bagi puteri bangsawan
  • Warna ungu dipakai oleh para janda.

Namun, Baju Bodo yang dikenal sebagai pakaian yang sering digunakan pada acara pengantin dan acara-acara adat saat ini mulai terkikis oleh kemajuan zaman.

Baju bodo kini seolah terpinggirkan, digantikan oleh kebaya modern, gaun malam yang katanya modis, atau busana-busana yang lebih simpel dan mengikuti trend.

Meski demikian, di daerah-daerah tertentu atau kampung-kampung bugis di luar kota yang jauh dari pengaruh budaya luar. Baju Bodo masih banyak dikenakan untuk acara-acara pernikahan dan acara-acara adat lainnya.

Baju bodo juga tetap dikenakan oleh mempelai perempuan dalam resepsi pernikahan ataupun akad nikah. Begitu pula untuk passappi’-nya (Passappi adalah Pendamping mempelai, biasanya anak-anak).

Tinggalkan Komentar