Makassar, PANRITA.News — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat pelaksanaan Multi Years Project (MYP) yang mencakup penanganan sejumlah ruas jalan strategis di berbagai kabupaten.
Program yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tersebut menjadi salah satu prioritas pembangunan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi untuk meningkatkan kualitas infrastruktur serta memperkuat konektivitas antarwilayah.
Memasuki awal Juli 2026, pekerjaan konstruksi berlangsung secara simultan di sejumlah lokasi. Berbagai jenis pekerjaan dikerjakan, mulai dari pengecoran rigid beton, pengaspalan, pembangunan drainase, pemasangan talud, pemasangan u-ditch, hingga preservasi jalan guna meningkatkan kualitas layanan infrastruktur bagi masyarakat.
Pada Paket 1, pekerjaan mencakup pengecoran rigid beton di Jalan Aroepala, pemasangan u-ditch di Jalan Tun Abdul Razak, pembangunan talud di Jalan H.M. Yasin Limpo, pengecoran bahu jalan pada ruas Burung-Burung–Bili-Bili, penghamparan lapis pondasi agregat (LPA) di ruas Batas Kabupaten Gowa–Tondong, serta pembangunan bahu jalan beton pada ruas Tanete–Tanaberu.
Sementara itu, Paket 3 difokuskan pada peningkatan kualitas perkerasan jalan di Kabupaten Wajo. Saat ini, pekerjaan overlay lapis aspal AC-BC berlangsung di ruas Batas Kabupaten Enrekang–Anabanua–Dongi–Tanrutedong serta ruas Mario–Binabaru–Batas Kabupaten Enrekang.
Pada Paket 4, pekerjaan meliputi pembangunan saluran drainase di ruas Batas Kabupaten Soppeng–Ulugalung dan Doping–Atapange, preservasi jalan di ruas Batas Kabupaten Soppeng–Ulugalung serta Impa-Impa–Anabanua, dan pembangunan talud di ruas Anabanua–Malake–Batas Kabupaten Sidenreng Rappang.
Adapun Paket 5 mencakup pengaspalan AC-BC di ruas Tanabanua–Sanrego–Palattae dan Ujung Lamuru–Palattae. Selain itu, dilakukan pembangunan drainase di ruas Bakung–Solo–Sampie serta pemasangan dinding penahan tanah (DPT) pada sejumlah titik di ruas Ujung Lamuru–Palattae.
Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Rosyadi, mengatakan percepatan pelaksanaan program MYP diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, sejumlah ruas jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan kini mulai menunjukkan perubahan signifikan setelah dilakukan penanganan melalui peningkatan badan jalan, pembangunan drainase, serta berbagai pekerjaan pendukung lainnya.
“Sejumlah ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diaspal dengan kondisi yang jauh lebih baik sehingga meningkatkan kenyamanan sekaligus keselamatan bagi pengguna jalan,” ujar Rosyadi.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan seluruh pekerjaan dalam program MYP dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.
Melalui percepatan pembangunan infrastruktur jalan tersebut, Pemprov Sulsel berharap mobilitas masyarakat semakin lancar, distribusi barang dan jasa menjadi lebih efisien, serta konektivitas antarwilayah semakin kuat sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di berbagai daerah di Sulawesi Selatan. (*)

Comment