Makassar, PANRITA.News – Aktivis Senior yang juga Mantan Ketua Umum HMI Cabang Makassar, Yusuf K Mariajeng mengapresiasi langkah BGN dalam penataan sistem tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai merupakan kebijakan tetap.
Pasca ditetapkannya pimpinan lama BGN tersangka oleh Kejagung, kini BGN dipimpin oleh Nanik Sudaryati Deyang yang merupakan sosok dengan latar belakang “tukang sidak” pada era dia menjadi Wakil Kepala BGN.
Salah satu gebrakan terbaru adalah diterbitkannya Surat Edaran Kepala Badan Gizi Nasional Nomor 12 Tahun 2026 tentang penyesuaian operasional SPPG pada saat periode hari libur.
Hal menarik menurut Yusuf adalah penyesuaian kembali insentif SPPG yang tidak lagi diberikan selama hari libur sekolah, libur nasional, dan juga libur Sabtu Minggu.
Menurutnya itu merupakan langkah tepat untuk melakukan efesiensi anggaran negara, pasalnya selama ini insentif tetap diberikan meski SPPG terkait tidak melayani. Hingga menurut Yusuf, MBG kembali kepada esensi pelayanan terhadap kebutuhan gizi peserta didik.
“Justru kebijakan tersebut harus kita dukung, di sisi penghematan anggaran, juga kembali pada tujuan awal SPPG yakni pelayanan, sehingga jika tidak melayani kan sudah sewajarnya tidak diberikan insentif,” ujarnya.
Ia pun menjelaskan bawa dirinya akan terus mendukung kebijakan yang dilakukan oleh Kepala BGN terkait dengan tata kelola MBG serta perbaikan kualitas pelayanan dan makanan yang didistribusikan dalam membangun gizi anak bangsa.
“Tentu kita akan mendukung penuh kebijakan yang berorientasi pada perbakan kualitas SPPG agar program prioritas presiden dapat terus berlanjut dan menjagkau seluruh penerima manfaat,” tegasnya.

Comment