Gerak Cepat Pemprov Sulsel Pasca Kebakaran di Mangasa, Fatmawati Rusdi Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Gerak Cepat Pemprov Sulsel Pasca Kebakaran di Mangasa, Fatmawati Rusdi Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Makassar, PANRITA.News — Di tengah puing-puing bangunan yang masih menyisakan bekas kebakaran, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi hadir menemui dan menguatkan warga yang menjadi korban kebakaran di Jalan Sultan Alauddin III, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Rabu, 17 Juni 2026.

Kehadiran Fatmawati bukan sekadar melihat langsung kondisi di lapangan, tetapi juga memastikan para penyintas segera mendapatkan bantuan dan pelayanan yang dibutuhkan. Dalam kesempatan itu, ia menyerahkan bantuan berupa paket sembako, perlengkapan anak, selimut, terpal, tenda, serta bantuan uang tunai kepada warga terdampak.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari respons cepat pemerintah daerah untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga pada masa awal pascakebakaran.

Berdasarkan data sementara, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 12.00 Wita diduga berasal dari korsleting listrik dan masih dalam proses pendalaman oleh pihak terkait. Api dengan cepat membesar karena kondisi permukiman yang padat, bangunan semi permanen, serta tiupan angin yang cukup kencang.

Akibat kejadian tersebut, sebanyak 11 rumah terbakar dan menyebabkan 19 kepala keluarga atau 105 jiwa terdampak. Mereka terdiri atas lansia, balita, anak-anak, hingga orang dewasa.

BACA JUGA:  Gubernur Sulsel Terima Pendataan BPS, Serukan Partisipasi Aktif Masyarakat dalam Sensus Ekonomi 2026

Pemerintah setempat juga telah mendirikan posko penanganan dan pendataan guna memudahkan koordinasi bantuan yang datang dari pemerintah, relawan, maupun masyarakat.

Fatmawati meminta kepada unsur Tripika Kecamatan bersama pemerintah kelurahan agar seluruh proses penanganan pascakebakaran berjalan tertib serta mengedepankan rasa keadilan bagi seluruh korban.

“Pak Camat, Pak Lurah, saya minta tolong dijaga kondusivitas wilayah dan pastikan seluruh bantuan yang datang dari berbagai pihak dikelola melalui posko agar pendistribusiannya dilakukan berdasarkan data yang telah diverifikasi,” ujar Fatmawati.

Menurut dia, mekanisme tersebut penting agar bantuan dapat diterima secara merata sesuai kebutuhan masing-masing keluarga terdampak serta menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Lurah Mangasa, M. Nurdyansyah, menjelaskan, setelah kunjungan tersebut pemerintah kelurahan bersama RT dan RW akan mengatur penyaluran bantuan dengan memanggil perwakilan setiap keluarga karena jenis bantuan yang diterima berbeda-beda sesuai kebutuhan.

“Semua bantuan disalurkan melalui posko berdasarkan data yang telah dihimpun. Dengan begitu, pembagiannya merata dan tidak menimbulkan kecemburuan di antara para korban,” ujarnya.

BACA JUGA:  Gubernur Sulsel Ground Breaking Paket 1 MYP Rehabilitasi Daerah Irigasi Apparang Hulu, Dukung Produktivitas Pertanian Sinjai

Di tengah musibah yang dialami, perhatian pemerintah menjadi penguat bagi warga yang kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat kebakaran tersebut.

Salah seorang korban, Dg Muji (43), mengaku bersyukur karena bantuan dan perhatian dari berbagai pihak datang tidak lama setelah kebakaran terjadi.

Rumah yang ditempatinya bersama enam anggota keluarganya habis dilalap api. Meski kehilangan tempat tinggal dan sebagian besar harta benda, ia mengaku tidak sendiri menghadapi cobaan tersebut.

Menurutnya, kehadiran langsung Wakil Gubernur Sulawesi Selatan memberikan kekuatan dan semangat bagi para korban untuk bangkit dan memulai kembali kehidupan mereka.

Warga bersama aparat pemerintah, relawan, dan unsur terkait masih melakukan pembersihan puing-puing bangunan yang terbakar serta pendataan kebutuhan mendesak para korban.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Makassar, BPBD, Dinas Sosial, serta berbagai pihak lainnya agar seluruh kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan selesai. (*)

Comment