Peduli Pesisir, World Cleanup Day 2019 Berlangsung di Pantai Mangesu’ Gowa

Gowa, PANRITA.News – Rumah baca Aksara apanrannuanta dan Komunitas pecinta Alam Bontonompo Selatan (Turpala) menggelar Peduli Gowa Bontonompo Selatan di pantai Mangesu’, Gowa pada Sabtu – Minggu (21-22/9/2019).

Kegiatan ini sebagai salah satu langkah taktis menyukseskan “World Cleanup day 2019” yang dilaksanakan di berbagai wilayah kota di indonesia.

Kegiatan ini diawali dengan acara camping pesisir yang melibatkan kurang lebih 500 peserta dari berbagai komunitas, lembaga-lembaga di Bontonompo selatan, siswa-siswi sekolah menengah atas sederajat di kabupaten Gowa dan Takalar, pemuda-pemuda lokal pesisir serta mahasiswa dari berbagai universitas di makassar.

Malam camping bersama lebih berwarna dengan diadakannya sharing lingkungan yang dihadiri langsung ketua umum peduli gowa kabupaten gowa dan praktisi lingkungan dan pengelolahan limbah yang menjadi narasumber dalam penguatan materi terkait pengelolahan sampah yang lebih bijaksana dan bernilai ekonomis.

Kegiatan sharing lingkungan ini selain disaksikan langsung oleh para peserta camping pesisir, sharing ini turut juga dihadiri masyarakat setempat.

Puncak kegiatan “World cleanup day 2019” Di bontonompo selatan pada Ahad, 22 september 2019 ini diselenggarakan dengan aksi seribu kantong sampah (aksi bersih) pesisir pantai manngesu’ dan pembersihan hilir yang sudah  tercemar oleh sampah rumah tangga yang melibatkan seluruh peserta WCD 2019 dibantu oleh masyarakat setempat.

Tak hanya itu minggu produktif itu lebih diperindah dengan penanaman pohon (penghijaun) di sekitaran pantai dan dibagikan kepada masyarakat untuk ditanam di halaman rumah masing-masing.

Sementara itu, Ketua panitia pelaksana, Rafli Adistian WCD 2019 itu berharap melalui kegiatan ini mampu menyadarkan betapa pentingnya kehadiran manusia untuk menjaga alamnya.

“Mari bermanfaat dan berbuat baik sebagai bentuk kecintaan pada Alam,manusia dan penciptanya. Hanya orang yang berani berbuat yang akan dicatat namanya dalam sejarah, hari ini bukan saatnya kita sebagai pemuda sibuk membakar mimpi ditempat tidur,” ujar Rafli.

“Ucapan terima kasih kepada Dinas lingkungan hidup kabupaten Gowa, Puskesmas Bontonompo 1 dan para pihak terkait dalam menyukseskan kegiatan ini,” sambung Rafli.

Hal senada, Abdul rajab juga mengajak masyarakat untuk membangun kesadaran sejak dalam pikir dan kepekaan lingkungan di Bontonompo selatan sebagai upaya menguatkan ruas-ruas bumi.

“Menyimpul harapan para peserta dan masyarakat pesisir yang penuh harap menginginkan kejelasan secara teritorial batas kepemilikan pantai kabupaten Gowa dan perhatian penuh dan solusi pihak terkait terhadap keselamatan masyarakat sekitar pantai  yang kian hari abrasi itu kian menjadi dan mengancam kehidupan dan budaya yang mengakar di dalamnya,” harapnya.

Comment