Iran Klaim Gunakan Rudal “Anti Tangkal” dalam Serangan ke Israel

Iran Klaim Gunakan Rudal Anti Tangkal dalam Serangan ke Israel

Bangunan yang rusak terlihat setelah serangan rudal Iran di Bat Yam, Israel, pada hari Minggu. Foto: AFP/Getty Images/Jack Guez

Jakarta, PANRITA.News – Iran mengumumkan bahwa mereka telah menggunakan rudal balistik terbaru yang dinamai Haj Qassem dalam serangan udara terhadap Israel baru-baru ini.

Rudal ini diklaim memiliki kemampuan manuver tinggi, sehingga dapat mengelabui sistem pertahanan udara tercanggih sekalipun.

Menurut kantor berita FARS yang berafiliasi dengan pemerintah Iran, rudal tersebut diluncurkan dalam gelombang serangan yang terjadi semalam hingga Minggu.

Haj Qassem, yang diungkap ke publik pada awal Mei, merupakan rudal berpemandu berbahan bakar padat dengan jangkauan hingga 1.200 kilometer.

Yang membuatnya istimewa adalah hulu ledaknya yang bisa bermanuver serta sistem navigasi canggih yang diklaim mampu menghindari gangguan dari sistem peperangan elektronik.

Menteri Pertahanan Iran, Jenderal Aziz Nasirzadeh, mengatakan kepada stasiun televisi nasional pada 4 Mei bahwa rudal ini dirancang untuk menembus pertahanan canggih seperti THAAD milik Amerika Serikat, sistem rudal Patriot, dan teknologi pertahanan udara lain yang digunakan oleh Israel.

Nama rudal ini diambil dari Qassem Soleimani, mantan komandan Pasukan Quds Iran yang tewas dalam serangan drone AS di Irak pada masa pemerintahan Presiden Donald Trump.

Comment