Pimpinan DPRD Dukung Stadion GBH Penuhi Syarat Verifikasi LBI

Parepare, PANRITA.News – Wakil Ketua DPRD Kota Parepare, M Rahmat Sjamsu Alam ikut memberikan dukungan agar Stadion Gelora BJ Habibie (GBH) Kota Parepare memenuhi syarat verifikasi oleh PT Liga Indonesia Baru (LBI).

PT LBI sudah turun memverifikasi awal Stadion GBH, karena diusulkan oleh Tim PSM Makassar untuk menjadi kandangnya pada Liga 1 Indonesia musim kompetisi 2022-2023.

Hasilnya, PT LBI memberikan sedikitnya tiga catatan untuk dibenahi dan dilengkapi, paling lambat 50 hari setelah tim verifikator mengeluarkan catatan-catatan tersebut. Sehingga keputusan final Stadion GBH lolos verifikasi atau tidak, akan ditentukan pada 30 Juni 2022.

Rahmat Sjamsu Alam, politisi berakronim RSA mengemukakan, PT LBI dalam catatannya menyebutkan Stadion GBH lolos verifikasi jika dapat memenuhi persyaratan-persyaratan dimaksudkan. Tiga catatan yang dipersyaratkan PT LBI adalah kontur lapangan, pencahayaan, dan akses ke stadion.

“Pemerintah Kota Parepare sudah bergerak cepat melakukan pembenahan-pembenahan dimaksud. Sudah ada anggaran Rp3 miliar dari APBD tahun ini untuk pembenahan stadion. Khusus kontur lapangan ini harus ditangani oleh ahlinya, tapi sudah ditender, dan sekarang sementara berjalan. Kalau pencahayaan dan tribun penonton saya pikir bisa cepat, karena itu hanya pengadaan tinggal disesuaikan speknya,” ungkap Rahmat yang juga Ketua Askot PSSI Parepare.

Ato, sapaan akrab Ketua DPC Partai Demokrat Parepare ini berharap, semua catatan-catatan itu secepatnya dipenuhi sehingga PSM bisa resmi bermarkas di Stadion GBH. Karena itu, dia meminta dukungan dan doa masyarakat agar Stadion GBH lolos verifikasi, sehingga bisa sama-sama menikmati PSM bertanding di Parepare.

“Mari kita bersama dukung dan doakan agar Pemerintah Kota Parepare bisa memenuhi semua persyaratan itu. Dan harapan kita tentunya semuanya bisa berjalan sesuai harapan kita bersama,” harap Wakil Ketua DPRD Parepare dua periode ini.

Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe pasca menerima catatan dari PT LBI langsung bergerak cepat bersama jajarannya melakukan pembenahan. Pembenahan khususnya pada kontur lapangan dilakukan serius mengejar tenggat waktu 50 hari yang ditargetkan.

“Kami sudah bergerak cepat membenahi lapangan. Mempercayakan kepada ahlinya mengerjakan. Karena memang dia ahlinya mengerjakan lapangan-lapangan yang dipakai bertanding sekelas Liga Indonesia. Kalau pembenahan-pembenahan lainnya, kami terus berinovasi agar semuanya suporter dan masyarakat bisa menikmatinya. In Syaa Allah, Stadion GBH lolos verifikasi dan jadi markas PSM,” tandas Taufan Pawe yang juga Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel. (*/)

Comment