Mitigasi dan Pemetaan Potensi Bencana Banjir di Kelurahan Gunung Telihan

Bontang, PANRITA.News – Kelurahan Gunung Telihan menjadi salah satu wilayah langganan banjir setiap kali hujan, dengan intensitas cukup tinggi yang terjadi daerah hulu Kota Bontang.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bontang Irwan Febrayana mengatakan, banjir di Kota Taman untuk saat ini tidak dapat lagi dihindari melihat posisi geografis Bontang yang memang lebih rendah.

Saat hujan di hulu, air kiriman akan mengalir melewati sungai yang membelah pemukiman warga salah satunya dikawasan Kelurahan Gunung Telihan.

“Banjir yang terjadi karena air kiriman dari hulu, walaupun di kota tidak hujan. Kalau air mencapai 3 meter di Km 5, estimasi 5-6 jam banjir pasti akan terjadi. Apalagi bersamaan dengan pasang air laut,” kata Irwan Febrayana, Senin (06/06/2022).

Namun, Irwan bilang yang penting dilakukan adalah memperkecil resiko yang muncul, baik itu, dihitung dari kerugian materil maupun menghindari timbulnya korban jiwa.

Maka, mitigasi kebencanaan perlu terus disosialisasikan dengan mengandeng warga, setiap RT, kelurahan sampai pihak kecamatan.

Mengacu pada data yang dimiliki, potensi banjir di Telihan yang disebabkan oleh curah hujan tinggi, menyebar di RT 6-9, 13, 16, 17, 18, 20, 21, 22, 24-26 dan 28-30. Sementara, potensi banjir kiriman, berada di RT 13, 14, 19, 43, 44, 10, 12, 16, 17, 18, 20-26, dan 29.

“Itu data yang sangat penting agar saat terjadi bencana, masing-masing pihak mengerti apa yang harus dilakukan,” jelasnya.

Misalnya, warga harus paham dimana titik evakuasi, posisi pendirian dapur darurat dan harus seperti apa jika ada emergancy dan lain-lain.

Comment