Bela Rektor ITK, Habib Kribo Sebut Alquran Hanya 1 Persen Bahas Ibadah

Bela Rektor ITK, Habib Kribo Sebut Alquran Hanya 1 Persen Bahas Ibadah

Habib Kribo

Jakarta, PANRITA.News – Pegiat media sosial, Zein Assegaf atau Zein Kribo menyebut bahwa di dalam Alqur’an hanya satu persen yang membahas urusan Ibadah. 99 persen membahas urusan duniawi dan kemajuan.

“Dalam Alquran itu cuma satu persen urusan Ibadah. 99 persen itu isinya hubungan keduniaan dan kemajuan” kata Zein Assegaf dikutip dari program Catatan Demokrasi di YouTube TVone, Rabu (11/05/2022).

Zein Kribo mengatakan itu guna membela rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Prof Budi Santosa Purwokartiko yang diduga menyindir Islam dan jilbab.

Menurut Zein Assegaf, apa yang disampaikan rektor tersebut merupakan sebuah pemikiran dan bukan penistaan agama.

“Ini kan dalam pemikiran. Kenapa sih pemikiran kita ngga bisa menuduh orang segala-galanya. Dan perhatikan ucapan rektor ini ngga ada masalah,” katanya.

Habib Kribo menyebut bahwa apa yang disampaikan rektor hanya membangkitkan semangat mahasiswa.

“Dia ingin membangkitkan seorang mahasiswa bahwa kalau kuliah itu fokus di bidangnya.. Belajar” kata Zein Assegaf .

“Jadi profesor juga mengatakan orang yang suka demo. Jadi bukan hanya kerudung” sambung dia.

Menurut Zein Assegaf, agama itu sederhana. Salat lima waktu cukup. Seorang mahasiswa tidak perlu mengikuti kajian-kajian keagamaan.

“Bagi saya agama itu sederhana. Soal kebajikan. Tapi saya perhatikan terakhir ini kaya ada mabok agama” tuturnya.

“Begini ajalah, agama itu cukup salat lima waktu saja. Seorang mahasiswa itu gak perlu terlalu konsen nanti ikut aktifitas ini. Ikutilah aktifitas di kampus yang menambah wawasan pendidikannya” sambung dia.

“Yang saya perhatikan rektor ini mengingatkan bahwa yang sukses ini mereka mereka yang gak berkerudung” katanya.

“Agama itu gak harus bergaya Insya Allah antum anti. Imam Ali pernah berkata, sebaik baiknya agama itu bukan salat dan puasa. Tapi memikirkan ciptaan tuhan” tuturnya lagi.

Tinggalkan Komentar