Lima Pemain Naturalisasi yang Gagal Bersinar Bersama Timnas Indonesia

Lima Pemain Naturalisasi yang Gagal Bersinar Bersama Timnas Indonesia

Bio Paulin ketika masih berseragam Persipura Jayapura

Bola, PANRITA.News – Kemenpora dan PSSI akhir-akhir ini menggalakan proses naturalisasi. Belakangan, nama-nama pemain keturunan diduga akan memperkuat Timnas Indonesia.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, telah menyodorkan empat nama yang akan berpindah kewarganegaraan. Yaitu Sandy Walsh, Jordi Amat, Mees Hilgers, dan Kevin Diks.

Menaturalisasi pemain sepak bola di Indonesia bukan hal baru. Ini telah terjadi pada 2010 dulu ketika Cristian Gonzales mendapat paspor Indonesia dan bisa membela Timnas di Piala AFF.

Kendati begitu, menggunakan jasa pemain naturalisasi tak selamanya berujung bagus. Alih-alih mendapatkan prestasi, mereka-mereka yang sudah lebih dulu dinaturalisasi malah melempem.

Berikut 5 pemain naturalisasi yang gagal bersinar bersama Timnas Indonesia:

1. Jhonny van Beukering

Van Beukering adalah satu pemain keturunan Belanda-Indonesia yang dinaturalisasi oleh PSSI. 

Dia kemudian memperkuat skuat Garuda pada Piala AFF 2012. Sayangnya, dia hanya mentas sebanyak 2 kali lantaran Timnas Indonesia gagal lolos dari babak penyisihan.

Seusai tak bersama Timnas Indonesia, nama Van Beukering tenggelam. Ia kemudian mudik ke Belanda untuk melanjutkan karier sepak bolanya

2. Tonnie Cusell

Sama seperti Van Beukering, Cusell yang juga merupakan pemain asal belanda mendapatkan paspor Indonesia pada 2012. Dan ikut berlaga di Piala AFF 2012.

Yang membedakan Cusell dengan Van Beukering adalah ia tetap di Indonesia selama 2 tahun dan bermain untuk Barito Putera hingga 2014.

Namun,  Cusell harus didepak tim berjulukan Laskar Antasari itu karena kariernya terus menurun. Padahal, Cusell sempat digadang-gadang menjadi pemain bintang.

Setelah itu, ia pulang ke negara asalnya dan sempat begabung dengan beberapa klub amatiran di negeri Kincir Angin tersebut.

3. Ruben Wuarbanaran

Ruben Wuarbanaran mendapatkan paspor Indonesia pada tahun 2011. Ketika itu dia diproyeksi untuk SEA Games. Namun, kariernya bersama Timnas Indonesia U-23 hanya seumur jagung.

Meski gagal bersinar di Garuda Muda, Ruben sempat bergabung dengan Pelita Jaya selama satu musim, yakni hingga 2012. Sayang, bersama Pelita Jaya Ruben tak menampilkan performa terbaiknya.

4. Bio Paulin

Paulin besar dan melegenda di Persipura. Pemain asal Kamerun ini juga banyak mencicipi gelar bergengsi di sepak bola tanah air.

Pada 2015, Bio Paulin akhirnya mendapatkan paspor Indonesia. Ia kemudian beberapa kali merumput bersama skuat Garuda.

Namun, setelah itu Indonesia harus dibekukan FIFA. Permainan Bio Paulin pun terus menurun.

Kondisi tersebut membuat Bio Paulin tak pernah lagi mendapat panggilan ke tim nasional. Padahal, Bio Paulin tampil sangat gemilang saat membela Persipura Jayapura (2007-2017).

5. Raphael Maitimo

Maitimo resmi menjadi WNI satu hari jelang babak penyisihan grup Piala AFF 2012. Dia menjalani debut Bersama skuad Garuda saat menghadapi Laos pada 21 November 2012.

Dalam pertandingan tersebut, Maitimo mampu bermain apik dengan mencetak gol pertama Timnas Indonesia. Namun, karier Maitimo di Timnas Indonesia kurang lebih hanya berlangsung hingga 2015.

Setelah itu, ia jarang mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia. Padahal, Maitimo terbilang bagus jika bermain di level klub.

Tinggalkan Komentar