Sulsel Target Masuk 10 Besar PON Papua

Makassar, PANRITA.News – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulsel, Abdul Hayat Gani, meminta Satuan Tugas (Satgas) Pekan Olahraga Nasional (PON) Sulsel menyamakan presepsi.

Sebab kata dia, Satgas yang telah bersinergi dengan baik akan menciptakan solidaritas dalam menghadapi PON Papua, sehingga target yang telah ditetapkan yaitu masuk dalam 10 besar bisa diraih.

Hal itu, diungkapkan Abdul Hayat Gani saat memimpin rapat pemantapan kontingen Sulsel PON 2020, Selasa (18/5/2021) sebagai tindak lanjut dari arahan Plt Gubernur Sulsel terkait anggaran PON.

“Yang tidak kalah pentingnya, Dispora dan KONI Sulsel memiliki persepsi yang sama sehingga akan mempengaruhi prestasi yang baik bagi Sulsel. Juga jika ada masalah tolong dilaporkan segera,” kata Abdul Hayat.

Sementara itu, Kadispora Sulsel, Andi Arwin Azis menyebutkan, pertemuan ini adalah inisiasi dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) untuk memastikan anggaran PON 2020 di Papua tersedia.

“Dalam hal ini Badan Keuangan dan Aset Daerah untuk memastikan kebutuhan anggaran PON 2020 Papua yang akan diselenggarakan pada Bulan Oktober itu cukup tersedia atau memadai. Sesuai dengan alokasi yang sebelumnya sudah dialokasikan. Sehingga terpenuhi untuk pemberangkatan kontingen PON Sulsel,” terangnya.

Arwin menjelaskan, Sulsel akan ikut dalam 32 cabang olahraga dengan 222 atlet dengan 45 pelatih. Jumlah ini diluar mekanik.

“Itu sudah kita bahas secara bersama-sama dan alhamdulillah, kita sepakat dengan memperhatikan keuangan daerah yang juga saat ini sedang terbatas karena masih memprioritaskan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional,” jelasnya.

Alokasi yang tersedia Rp 20 miliar dalam bentuk hibah di KONI, dan Rp 10 miliar dalam bentuk program dan kegiatan di Dispora. Diharapkan, dana ini agar sudah bisa digunakan secepatnya untuk memaksimalkan untuk pemberangkatan kontingen Sulsel.

“Antisipasi-antisipasi dalam proses pelaksanaan persiapan dan pemberangkatan juga dibahas. Diharapkan antisipasinya apabila ada kebutuhan-betuhan yang di luar prediksi, di luar perencanaan itu yang perlu diantisipasi,” ucapnya.

Tinggalkan Komentar