Penyampaian Aspirasi Tahun Ini Harus dengan Proposal, Bakhtiar Wakkang Siap Kawal

Bontang, PANRITA.News – Adanya pemberlkuan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) dan perencanaan anggaran yang menyoal mengadministrasikan, serta mengolah data pembangunan daerah, Berdampak pada sistem serapan aspirasi Masyarakat pada saat Reses.

Hal itu dikemukakan Bakhtiar Wakkang, saat melakukan penjaringan Aspirasi di wilayah konsekuannya kecamatan Bontang Selatan. Jum’at (2/4/2021).

“jadi untuk masyarakat yang akan mengajukan aspriasinya, harus dengan proposal, ini aturan baru pemerintah yang harus kita ikuti.” Ujar BW sapan akrab dari akronim Namanya.

Aturan pemerintah yang dimaksud yakni, pemberlakuan PP no 12 tahun 2019 dan permendagri no 70 dan 90 tahun 2019. Dimana mengatur pengenalan dan muatan fungsi SIPD.

BW memastikan akan membantu masyarakat jika kesulitan dalam proses pembuatan proposal.

“insyaAllah kami bimbing proses pembuatannya, tapi kami harap, masyarakat dapat belajar untuk membuat proposal agar lebih natural,” ungkapnya.

BW menyerap aspirasi masyarakat yang dominan berprofesi sebagai Nelayan, di Jl Ikan Tuna, RT 11 Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan.

“tadi ada beberapa aspirasi masyarakat yah, pertama soal jaur alternatif sebagai jalur evakuasi apabila yang kita tidak inginkan terjadi,dan yang paling penting ada alat semacam pemadam,” katanya .

BW mengingatkan kembali kepada masyarakat agar dalam penyampain aspirasi dengan proposal.

“itu tadi, agar masyarakat aspirasinya dalam bentuk propoasal, nanti sekalian dilengkapi surat persetujuan warga soal hibah lahan atau kelengkapan lainnya lah. Tandasnya,

Tinggalkan Komentar