Sudah Divaksin Tetapi Bisa Positif Covid-19? Begini Penjelasannya

Ilustrasi Vaksin Foto: Shutterstock

Ilustrasi Vaksin Foto: Shutterstock.

Jakarta, PANRITA.News – Sejak progam vaksinasi Covid-19 digulirkan 13 Januari 2021 lalu di Indonesia, ada sejumlah kasus di mana orang yang telah divaksin tetap terinfeksi virus corona. 

Hal ini menimbulkan pertanyaan, kenapa orang yang sudah divaksin masih bisa positif Covid-19?

Melansir informasi yang dari Satgas Penanganan Covid-19, vaksin corona membutuhkan dua kali dosis penyuntikan.

Selain itu, butuh waktu satu bulan untuk menciptakan kekebalan yang efektif bagi tubuh. Suntikan pertama ditujukan memicu respons kekebalan awal, sedangkan suntikan kedua untuk menguatkan respons imun yang terbentuk

“Saat seseorang dinyatakan positif setelah vaksinasi, itu artinya saat divaksinasi seseorang tersebut sudah terpapar/terinfeksi Covid-19 dan sedang dalam masa inkubasi,” demikian penjelasan Satgas Penanganan Covid-19. 

Diharapkan masyarakat yang telah divaksinasi akan menjadi reaktif saat melakukan tes antibodi. Sebab dengan status reaktif, artinya kekebalan tubuh telah terbentuk.

Namun setelah divaksin, seseorang wajib untuk menjalankan protokol kesehatan. Sebab selain tetap menjaga diri, masih dibutuhkan waktu bagi seluruh rakyat Indonesia agar bisa mencapai kekebalan kelompok (Herd Immunity).

“Upaya 3M dan 3T serta vaksinasi harus tetap dijalankan secara bersamaan. Dan jangan lupa lakukan vaksinasi dosis kedua,” demikian penjelasan Satgas Penanganan Covid-19. 

Tinggalkan Komentar