Ini Perbedaan Vaksin Pfizer dan Vaksin Moderna

Ilustrasi Vaksin (News.usc.edu).

PANRITA.NewsVaksin Pfizer dan vaksin Moderna merupakan kandidat vaksin yang akan digunakan di Indonesia. Pihak produsen kedua vaksin tersebut sama-sama mengklaim jika keduanya memiliki tingkat efektivitas yang menjanjikan. Kedua produsen vaksin Covid-19 ini begitu yakin dikarenakan hasil uji coba yang telah dilakukan menunjukkan hasil positif dan menggembirakan. Hasil uji klinis memberi angin segar bagi seluruh negara dan menjadi sentimen positif di tengah pandemic Covid-19.

Perbedaan Vaksin Pfizer dan Vaksin Moderna

Ilustrasi (Straitstimes.com).

Sebelum membahas mengenai perbedaan kedua vaksin Covid-19 ini, terlebih dahulu akan sedikit membahas mengenai persamaannya. Dimana baik vaksin Pfizer ataupun Moderna sama-sama menggunakan teknologi mRNA, yaitu penggunaan virus yang tidak utuh seperti teknologi konvensional. Teknologi ini menggunakan potongan bagian dari RNA virus. Bagian inilah yang digunakan oleh virus ketika menginfeksi sel manusia.

Dengan menggunakan potongan bagian virus, diharapkan muncul antibodi di dalam tubuh. Antibodi inilah yang akan mengenali dan mencegah virus masuk ke dalam sel manusia. Teknologi mRNA mempunyai keuntungan tersendiri. Diantaranya adalah produksi vaksin lebih cepat dibanding vaksin dengan teknologi konvensional. Teknologi ini juga akan berpengaruh dalam menekan ongkos produksi sehingga harga vaksin lebih terjangkau.

Namun, teknologi mRNA juga mempunyai kelemahan. Vaksin yang diproduksi dengan teknologi ini diperkirakan tidak seampuh dengan vaksin yang diproduksi dengan menggunakan bagian virus utuh yang sudah dilemahkan. Meskipun sama-sama diproduksi dengan teknologi mRNA, vaksin Pfizer dan Moderna mempunyai perbedaan. Diantaranya adalah:

  1. Efektivitas

Diberitakan oleh NDTV, vaksin Pfizer hasil kolaborasi dengan BioNTech di klaim memiliki tingkat efektivitas mencapai 90 persen. Berbeda dengan efektivitas vaksin Moderna yang sedikit lebih tinggi. Vaksin hasil kolaborasi antara NIAID dan Barda ini diklaim memiliki tingkat efektivitas mencapai 94,5 persen.

Meskipun cukup menggembirakan, hasil studi lengkap tentang efektifitas dari kedua vaksin tersebut belum dipublikasi. Selain itu, belum diketahui berapa lama vaksin dapat melindungi seseorang di wilayah tertentu maupun kelompok usia tertentu.

  1. Penyimpanan

Sebelum digunakan vaksin Pfizer harus disimpan dalam lemari pendingin dengan suhu mencapai -70 derajat Celcius. Hal ini berbeda dengan vaksin Moderna yang hanya perlu lemari pendingin biasa dengan suhu sekitar 2-7 derajat Celcius dan dapat bertahan selama 30 hari.

  1. Harga

Harga yang dibanderol untuk satu dosis vaksin Pfizer jauh lebih murah dibandingkan vaksin Moderna. Vaksin Pfizer dijual dengan harga 20 dollar amerika atau sekitar 281.000 rupiah. Sedangkan vaksin Moderna di banderol 38 dollar Amerika atau sekitar 535.000 rupiah (kurs Rp. 14.090). Meskipun harga vaksin Moderna lebih mahal, nyatanya dosis mRNA yang ada di dalamnya mencapai 100 mikrogram, lebih banyak dibandingkan yang ada di dalam vaksin Pfizer yang hanya 30 mikrogram.

  1. Pemberian Vaksin

Dilansir oleh Barrons menyebutkan bahwa pemberian vaksin Pfizer dan Moderna diberikan sebanyak dua kali. Dalam uji klinis yang telah dilakukan bahwa pemberian kedua vaksin Pfizer diberikan setelah 21 hari setelah memperoleh vaksinasi dosis pertama. Sedangkan pemberian kedua vaksin Moderna dilakukan pada hari ke 14 setelah seseorang memperoleh dosis vaksin pertama. Kedua vaksin ini diberitakan tidak memiliki efek samping yang berarti, selain rasa sakit dan nyeri pada area suntikan.

  1. Jumlah Produksi

Pihak Pfizer dan BioNTech menargetkan produksi hingga 50 juta dosis pada tahun ini dan 1,3 miliar dosis pada tahun 2021. Sedangkan Moderna berencana menggenjot produksi 500 juta sampai 1 miliar dosis per tahun, mulai tahun 2021.

Vaksin Covid-19 sudah sejak lama ditunggu oleh masyarakat supaya penyebaran virus segera berakhir. Informasi mengenai vaksin Covid-19 juga bisa didapatkan melalui Halodoc. Melalui halodoc pengguna bisa memperoleh informasi kesehatan secara lengkap dan terpercaya. Bahkan, Anda juga bisa melakukan konsultasi kesehatan dengan dokter tanpa harus keluar rumah loh. Jadi, segera download aplikasi Halodoc ya!

Tinggalkan Komentar