DPRD Sulbar Gelar Rapat Pansus Bahas Ranperda Retribusi

DPRD Sulbar Gelar Rapat Pansus Bahas Ranperda Retribusi.

Mamuju, PANRITA.News – DPRD Sulbar menggelar rapat Pansus membahas Ranperda perubahan Perda No I tahun 2012 tentang retribusi jasa umum serta Ranperda No 2 Tahun 2012 tentang retribusi jasa usaha di Gedung DPRD Sulbar baru-baru ini.

Rapat dipimpin Wakil Ketua Pansus H Kalma Katta, Ir A Muslim Fattah, Risbar Berlian, Bahri.SH,MH, Dr.Marigun Rasyid, Akhmad Ikhsan Syarif. OPD hadir yakni Biro Hukum, Badan Pengelola Keuangan Pemprov dan OPD terkait.

Wakil Ketua Pansus H Kalma Katta berharap OPD terkait mengikuti peroses pembahasan agar Ranperda ini bisa disusun secara maksimal pada Ranperda perubahan. Sehingga bisa menghasilkan Ranperda menjadi Perda dan mampu dijalankan sesuai harapan masyarakat.

H Kalma meminta OPD terkait termasuk yang ikut didalam pembahasan Ranperda agar mengikuti dan mengsingkronkan secara baik terhadap peranancangan Perda ini secara maksimal.

Anggota Pansus Akhmad Ikhsan Sarif kepada pimpinan OPD mengharapkan bahwa setiap OPD yang terlibat aktif mengikuti pembahasan dengan melakukan penyusunan secara baik pada item yang di masukkan di dalam Renperda perubahan.

Sementara anggota pansus lainnya H Risbar Berlian menjelaskan berdasarkan analisa yang dilakukan saat kunjungan disejumlah daerah maka perlu adanya pengajuan Rancangan Ranperda perubahan yang kita bahas bersama OPD terkait dari Pemprov.

“Sangat penting karena mampu memberikan kontribusi pada pPeningkatan PAD di Sulbar,” ujar Risbar.

Anggota pansus lainnya Ir A Muslim Fattah mengatakan pembahasan Ranperda dua item di perubahan perda baik pada no I tahun 2012. Tentang retribusi jasa umum dan juga perubahan Perda No 2 Tahun 2012 retribusi jasa usaha.

“Langkah utama kita harus mengsingkonkan pada usulan yang kita dibahas bersama dengan OPD terkait. Sehingga apa diputuskan pada rancangan dua ranperda ini mampu diselaraskan dalam menjalankanya dan tidak ada lagi celah permasalahannya,” ujarnya.

Proses pembahasan dua rancangan Ranperda diharapkan mampu dijalankan dan juga bisa diterima oleh masyarakat untuk menjadi Perda dalam menyerap potensi PAD di Sulbar ini.

Muslim menambahkan penyusunan rancangan Perda perubahan haruslah dilakukan secara maksimal dalam item per item dalam penyusunannya sehingga outputnya memberikan dampak positif bagi masyarakat. (Adv)

Tinggalkan Komentar