Heboh Kambing dan Pepaya Dinyatakan Positif Corona Setelah Diuji

Ilustrasi kambing. (Shutterstock)

Ilustrasi kambing. (Shutterstock)

PANRITA.News – Presiden Tanzania John Magufuli menyampaikan informasi yang cukup mengejutkan.

Hal itu setelah Magufuli mengungkapkan bahwa ada sabotase di negaranya setelah buah pepaya dan kambing yang telah diuji dan hasilnya dinyatakan positif terinfeksi virus Corona Covid-19.

Magufuli yang merasakan nadanya sabotase akhirnya memerintahkan Menteri Konstitusi dan Hukum, Mwigulu Nchemba, yang baru saja dia lantik untuk melakukan penyelidikan.

Magufuli menyampaikan jika dirinya kecewa dengan laboratorium rujukan nasional di negara itu ia menyebut data positif pada buah dan hewan itu sebagai kegagalan.

“Kami memperhatikan bahwa mereka menghasilkan begitu banyak hasil positif dan saya meminta pejabat keamanan untuk pergi dan melakukan penyelidikan tentang apa yang sebenarnya terjadi. Saya menduga itu bisa saja sabotase (untuk menyatakan banyak hasil positif karena ini adalah perang politik),” kata Magufuli pada Senin, (4/5/2020).

Video Pilihan:
“Inilah yang Terjadi pada Masa Depan Dunia jika Vaksin Virus Corona Tidak Ditemukan”

Magufuli menyampaikan jika penyelidikan itu dilakukan dengan memberikan sampel buah dan hewan di laboratorium nasional itu dan ditandai sebagai sampel manusia.

“Kami mengambil sampel kambing, domba, pepaya, oli mobil, dan kami membawanya ke laboratorium tanpa sepengetahuan mereka. Oli mobil misalnya kami menandainya dengan nama laki-laki Zamsa yang berusia 30 tahun dan ini ternyata negatif,” katanya.

Magufuli marah ketika ia mengambil sampel pepaya yang ditulisnya sebagai seorang wanita berusia 26 tahun dengan hasil yang positif. Kasus positif juga terdapat pada sampel kambing dan burung dilansir laman Al Jazeera.

“Namun ketika kami mengambil sampel pepaya dan menandainya Elizabeth Ane, perempuan, 26 tahun, hasilnya keluar positif untuk virus Corona. Ini sama untuk sampel burung dan kambing di antara benda-benda lain,” katanya.

Jumlah kasus Corona COVID-19 di Tanzania pada hari Rabu, 29 April 2020 lalu, mencapai 480 kasus setelah 196 lebih orang dinyatakan positif.

Sumber: Viva.co.id |

Tinggalkan Komentar