Sebanyak 20 Staf Istana Presiden Afghanistan Dikabarkan Positif Corona

ilustrasi virus corona covid-19 (Foto: Shutterstock)

ilustrasi virus corona covid-19 (Foto: Shutterstock)

PANRITA.News – Sebanyak 20 staf pemerintahan Afghanistan dikabarkan positif virus Corona atau Covid-19.

Dilansir dari CNNIndonesia Minggu (19/4/2020), ada sekitar 20-an orang terinfeksi covid-19 di Istana Presiden Afghanistan.

“Sekitar 20 orang terinfeksi COVID-19 di Istana Kepresidenan. Namun, masih disimpan untuk memastikan tidak ada kepanikan,” kata seorang pejabat pemerintah Afghanistan, dilansir AFP.

Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, sendiri hingga kini tidak ada indikasi terinfeksi virus tersebut.

Seorang pejabat lain membenarkan informasi tersebut, dan menambahkan ada 12 orang dari Kantor Administrasi Presiden juga terjangkit virus tersebut.

Sementara Juru bicara Presiden Ghani, Sediq Sediqqi, menolak berkomentar.

Sediqqi meminta mengajukan pertanyaan kepada Kementerian Kesehatan Afghanistan yang juga menolak berkomentar. Kementerian Kesehatan menyatakan pihaknya tidak mengungkapkan identitas pasien.

Presiden Ghani tinggal di kompleks Istana Presiden yang luas di pusat Kota Kabul. Foto-foto resmi terbaru menunjukkan dirinya menggunakan masker dan sarung tangan, terutama saat mengadakan pertemuan secara online dengan para pejabat setempat.

Berdasarkan data Worldometer per Minggu (19/4), Afghanistan tercatat memiliki 933 kasus corona dengan 30 kematian. Sebanyak 112 pasien corona sejauh ini sudah dinyatakan sembuh. Sementara itu, 791 orang lainnya masih dalam perawatan.

Saat ini, pemerintah Afghanistan tengah menerapkan penutupan perbatasan atau lockdown yang diperpanjang hingga tiga pekan ke depan. Selama masa lockdown, seluruh kantor pemerintahan tutup.

Sejumlah pihak, termasuk ahli kesehatan khawatir masih banyak kasus corona yang tidak dilaporkan di Afghanistan.

Tinggalkan Komentar