Peneliti: Golongan Darah A Lebih Rentan Terinfeksi Virus Corona

Balik dari China, WNI Diduga Terinfeksi Virus Corona

Ilustrasi tes darah untuk mengetahui pasien terinfeksi virus corona (coronavirus) atau tidak. (Shutterstock)

PANRITA.News – Pasien dengan golongan darah A memiliki tingkat infeksi yang lebih tinggi dan cenderung mendapatkan gejala lebih parah.

Dilansir dari South China Morning Post, Kamis (19/3/2020), Ilmuwan menemukan, golongan darah ini lebih rentan terhadap penularan virus corona.

Sementara golongan darah O dinilai lebih resisten atau punya daya tahan tubuh lebih baik.

Meski demikian, jika kita mempunyai golongan darah O, tidak berarti kita benar-benar aman dari virus tersebut.

Penelitian ini dilakukan dari proses pengamatan pasien positif virus corona. Sebanyak 206 pasien yang diperiksa, 85 orang memiliki golongan darah A, 63 persen lebih banyak dari 52 orang dengan golongan darah O yang terinfeksi virus corona.

Dalam penelitian tersebut juga menjelaskan seseorang dengan golongan darah A perlu memperkuat perlindungan pribadi untuk mengurangi kemungkinan infeksi.

Jika telah tertular pasien dengan golongan darah A perlu menerima pengawasan yang lebih ketat dan perawatan yang jauh lebih intensif.

Penelitian mengenali golongan darah pada pasien dinilai memiliki manfaat bagi tenaga medis dalam penanganan virus corona dan infeksi virus lain serta menentukan opsi manajemen dan menilai tingkat paparan risiko seseorang.

Comment