Korban Tewas Virus Corona Bertambah Jadi 717 Orang, 34.000 Orang Terinfeksi

Petugas medis memindahkan pasien kelompok pertama yang terkena virus corona ke Rumah Sakit Huoshenshan di Wuhan, Hubei, China. (Foto/Xiao Yijiu/Xinhua via AP)

Beijing, PANRITA.News – Keganasan wabah virus corona semakin menjadi-jadi, virus tersebut sudah menelan korban jiwa di China dilaporkan meningkat menjadi 717 orang, dan lebih dari 34.000 orang terinfeksi.

Sebanyak 81 orang terkonfirmasi meninggal di Hubei, provinsi yang menjadi asal virus corona, dalam 24 jam terakhir pada Sabtu (8/2/2020).

Selain 717 orang meninggal, terdapat 2.841 kasus penularan baru, sehingga korban terinfeksi mencapai lebih dari 34.000 di seluruh China.

Otoritas kesehatan setempat, melaporkan jumlah korban tersebut telah melampaui angka kematian akibat wabah Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS) pada 2002-2003 silam.

SARS, yang juga masuk ke dalam keluarga virus corona, dilaporkan membunuh hamoir 650 orang di China dan Hong Kong 17 tahun silam, seperti dilansir AFP.

Negeri “Panda” mengalami kesulitan menangkal wabah tersebut, meski sudah mengisolasi 56 juta orang di Hubei dan ibukotanya, Wuhan.

Kota-kota lain di luar Hubei juga mengalami pembatasan akses, dengan pemerintah setempat hanya mengizinkan sedikit orang meninggalkan rumah.

Virus corona sudah menyebar setidaknya di 24 negara. Kasus kematian juga telah terjadi di dua negara selain China, yakni masing-masing satu kasus di Filipina dan Hong Kong.

Sampai saat ini, China masih terus berjuang menangani virus corona. Setidaknya, sekitar 56 juta orang di Provinsi Hubei, termasuk Wuhan, masih diisolasi.

61 penumpang kapal Diamond Princess juga terpaksa dikarantina di Pelabuhan Yokohama, Jepang, karena ada penyebaran virus corona. Penularann ini diduga berasal dari satu penumpang asal Hong Kong yang sebelumnya turun dari kapal pada 25 Januari.

Tinggalkan Komentar