Takut Virus Corona, 6.000 Penumpang Terisolasi di Kapal Pesiar

Ilustrasi kapal pesiar.(Dok. Shutterstock)

PANRITA.News – Lebih dari 6.000 penumpang kapal pesiar Costa Smeralda asal Italia diisolasi akibat dua penumpang diduga terjangkit virus corona pada Kamis (30/01/2020) kemarin.

Mereka terjebak karena akses darat ditutup, disebabkan kekhawatiran dua penumpang yang diketahui berasal dari China. Dua orang itu merupakan pasangan suami istri.

Dikutip dari Reuters, dua penumpang yang diduga terpapar virus corona menaiki kapal Costa Smeralda pada 25 Januari lalu dari pelabuhan Savona.

Ketika menaiki kapal, pasangan itu mulai memperlihatkan gejala-gejala seperti virus corona mulai dari demam hingga flu.

“Pasangannya itu telah ditempatkan di ruang isolasi kapal,” kata perusahaan Costa Crociere yang merupakan pemilik kapal Costa Smeralda.

Pemeriksaan awal pada dua penumpang China tersebut tidak menunjukkan tanda penderita virus corona. Dilansir dari The Guardian, Jumat (31/1/2020), namun hasil tersebut masih bisa berubah dalam waktu 48 jam.

Ernesto Tedesco, Walikota Civitavecchia, sebuah kota di utara Roma telah meminta para penumpang di kapal Costa Smeralda tersebut untuk diizinkan keluar dari kapal hanya jika hasilnya telah pasti.

Hingga saat ini, korban tewas akibat wabah virus corona melonjak jadi 213 orang yang semuanya terjadi di dalam wilayah China.

Laporan CGTN menyebut 204 korban di antaranya tewas di Provinsi Hubei, yang terdampak virus corona paling parah.

Sementara itu, Badan Kesehatan Dunia (WHO) baru saja menetapkan masa darurat internasional bagi wabah virus corona. WHO diketahui awalnya tidak terlalu menganggap serius ancaman virus corona, sebelum merevisi penaksiran risiko mereka pada Kamis (30/1) waktu setempat. Penetapan WHO ini diperkirakan akan meningkatkan koordinasi internasional dalam mengatasi wabah virus corona.

“Kekhawatiran terbesar kami adalah potensi virus ini menyebar ke negara-negara dengan sistem kesehatan yang lebih lemah,” tegas Kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, dalam konferensi pers terbaru.

Tinggalkan Komentar