Mengenal Andi Gilang, Pembalap asal Sulsel di Moto2 2020

Mengenal Andi Gilang, Pembalap asal Sulsel di Moto2 2020

Andi Gilang, pembalap binaan Astra Honda Racing Team. © 100KPJ.com

Pembalap Indonesia kembali berlaga di ajang Moto2 untuk musim 2020. Dia adalah Andi Farid Izdihar, atau yang biasa dikenal sebagai Andi Gilang, pembalap binaan Astra Honda Racing Team.

Honda mengumumkan Andi Gilang di Italia dalam acara EICMA, Selasa 5 November 2019. Pabrikan asal Jepang tersebut merilis skuad pembalap-pembalapnya yang bakal berlaga di berbagai ajang balap.

Bersama Honda Team Asia, Andi Gilang menggantikan peran Dimas Ekky yang berlaga di Moto2 musim ini. Prestasi Dimas sendiri memang kurang memuaskan.

Hingga seri 18 masih belum bisa mengemas poin, raihan terbaiknya di Moto2 Malaysia dengan finis di peringkat 18. Dia juga empat kali gagal finis, dan empat kali absen hingga perannya sempat digantikan Andi Gilang dan Gerry Salim.

Dengan digantinya Andi Gilang, diharapkan bisa mengukir prestasi yang lebih baik bersama tandemnya asal Thailang, Somkiat Chantra. Bicara prestasi, pembalap kelahiran Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) ini cukup banyak.

Pembalap berusia 22 tahun itu, turun di Asia Dream Cup pada 2014 dan langsung meraih posisi ke-6 di akhir musim. Tahun berikutnya, dirinya terjun di beberapa ajang.

Di Asia Talent Cup, Andi mampu menjadi juara di seri Qatar. Lalu, dia juga tergabung dalam tim kejuaraan balap ketahanan, Suzuka 4Hours Endurance Race dan finish di posisi ke-2.

Pada 2016, Andi semakin meningkatkan prestasinya di Asia Talent Cup dengan mengamankan posisi ketiga klasemen. Pada tahun tersebut, Andi mengawali debut Eropa dengan mengikuti ajang FIM CEV Moto3 Junior World Championship hingga tahun 2017.

Saat ini, Andi berkonsentrasi menyelesaikan musim balap Asia Road Racing Championship kelas Supersport 600, dan masih berjuang dengan bertengger di posisi ke-5 klasemen. Juli lalu, dia juga ikut berlaga di ajang bergengsi, Suzuka 8 Hours Endurance World Championship.

Di ajang CEV Moto2 World Championship, Andi sudah melahap tiga seri melalui wildcard dengan hasil yang tidak mengecewakan, yakni di Catalunya, Jerez, dan Albacete. Wildcard Andi tersisa satu untuk digunakan pada seri terakhir di Valencia, November 2019.

Dia juga sudah pernah mencicipi atmosfer ketat balapan kelas dunia saat menggantikan Dimas Ekky Pratama di Honda Team Asia pada GP Moto2 2019 di sirkuit Misano, Italia.

Kini, Andi bakal turun semusim penuh di kasta kedua balap motor. Dia pun siap untuk memanfaatkannya dengan baik demi bisa naik kasta ke MotoGP, walaupun sadar perjuangan di level lebih tinggi tidak akan mudah.

”Alhamdulillah, saya bersyukur dan sangat termotivasi. Saya pasti akan selalu berusaha memberikan yang terbaik pada pengalaman berlomba semusim penuh di GP Moto2. Sebisa mungkin saya berupaya meraih poin, sembari berlatih sebaik mungkin,” kata Andi.

Pada tahun pertamanya di GP Moto2, Andi menargetkan cepat beradaptasi dan memberikan performa terbaiknya untuk mencetak banyak poin untuk memberi kebanggaan untuk Indonesia.

Src: 100KPJ.com

Tinggalkan Komentar