Makassar, PANRITA.News – Federasi Orientering Nasional Indonesia (FONI) Wilayah Sulawesi Selatan mengutus 12 atlit orientering untuk berlaga di Festival Olahraga Nasional VII ( FORNAS) di Bandung, jawa barat dengan meraih peringkat yang sangat menggembirakan.
Dari Dua kelas lomba yang di ikuti, FONI Sulsel berhasil meraih 2 medali emas dan 1 medali perak.
Medali emas diraih di kelas W21 Maze orienteering oleh atlit putri atas nama Rostika Salenda, dan Andi Putri Tenripakkua di kelas putri W20. Sementara medali perak diraih atlit putra atas nama Muhammad Wahid Fahriza di kelas M18 Middle Sprint Orientering.

FORNAS VII adalah ajang festival Olahraga rekreasi Tahunan yg diikuti oleh kontingen dari 38 provinsi Di indonesia, Orientering adalah salah satu cabang olahraga yg di ikuti oleh Provinsi Sulawesi selatan.
Ketua Umum FONI Sulsel, Afandi mengaku merasa berbangga atas prestasi yg diraih oleh atlit FONI tersebut. Bagaimana tidak, Orienteering yang selama ini hanya dikenal oleh kelompok pencinta alam dan pendaki gunung, akhirnya bisa dikenalkan di pemuda, Pelajar dan masyarakat umum, bahkan sampai bisa mengharumkan nama daerah Sulawesi Selatan di pentas nasional dengan raihan medali emas yg diperolehnya.
Ia juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Kaluhara Indonesia, Elang Celebes,Cria Care Center, Arensi, Anugrah Markisa,Azetype, Papadev, dan semua pihak yg terlibat mulai dari persiapan seleksi atlit, pelatihan dan pembinaan, serta pendampingan atlit sampai ke pentas FORNAS VII JABAR 2023.
“Semoga Kedepannya olahraga orienteering ini bisa semakin memasyarakat dan dimainkan di pentas pentas olahraga lainnya, sehingga Orienteering bukan lagi sekedar hoby, tetapi ajang mengukir prestasi bagi generasi muda,” harap Afandi.

Comment