28 Tahun Sabar Menabung Rp 5.000, Penjual Kerupuk Ini Akhirnya Naik Haji

Tri Darini (53), penjual kerupuk (Foto: Kompas.com)

Tri Darini (53), penjual kerupuk (Foto: Kompas.com)

Klaten, PANRITA.News – Bagi umat islam, naik haji selain jadi salah satu rukun islam bagi yang mampu, tentu juga menjadi cita-cita bagi setiap orang bagaimana bisa menuaikannya.

Seperti kisah seorang nenek bernama Tri Darini (53). Setiap hari berkerja sebagai penjual kerupuk sejak 28 tahun lalu hingga bisa berangkat menunaikan ibadah haji ke Mekkah pada tahun ini.

Rasa bahagia pastinya dirasakan Darini yang tinggal di Desa Sribit, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Setelah delapan tahun menunggu terhitung sejak 2011, Darini akhirnya bisa berangkat menunaikan ibadah haji ke Mekah tahun ini.

Seperti dilansir dari Kompas.com, melalui pekerjaannya itu, Darini kosisten menyisihkan sedikit demi sedikit keuntungan dari hasil jualan kerupuk.

Meski hasilnya tidak menentu, setiap harinya ia mengumpulkan uang sebesar Rp 5.000 untuk ditabung sampai berhasil mengumpulkan Rp.25 juta lalu mendaftarkan diri untuk berangkat haji pada 2011 lalu.

“Tiap hari saya mengumpulkan uang Rp 5000. Setelah sebulan terkumpul uangnya saya bawa ke bank untuk ditabung,” kata Darini, seperti dikutip dari kompas, Sabtu (6/7/2019)

Usai mendaftar, ibu dua anak ini tetap melanjutkan pekerjaannya menjual kerupuk dan masih menabung untuk melunasi biaya hajinya sebesar Rp 36 juta per orang.

“Alhamdulillah tahun ini saya bisa berangkat naik haji,” ujar Darini.

Darini kini tinggal menunggu waktu pemberangkatan, dirinya tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 10 gelombang pertama dari Kabupaten Klaten. Dirinya akan diterbangkan ke Mekah pada 9 Juli 2019 mendatang melalui Embarkasi Haji Surakarta.

Tinggalkan Komentar