Mengaku Marinir, Satpam Ini Berhasil Tiduri 16 Wanita Bersuami

Tersangka penipuan, Eko Tugas Saputro saat jumpa pers di Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Mojosari, Jumat (28/6/2019).

Tersangka penipuan, Eko Tugas Saputro saat jumpa pers di Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Mojosari, Jumat (28/6/2019).

Gresik, PANRITA.News – Bermodalkan akun Facebook dengan foto profil anggota TNI AL, seorang Satpam Rusunawa di Gresik, Eko Tugas Saputro (33) berhasil mengencani dan mencuri harta puluhan wanita.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Muhammad Solikhin Fery mengatakan dalam jumpa persnya, Eko mengenal korban melalui media sosial. Tersangka mengaku sebagai anggota marinir bernama Ilham yang berdinas di Surabaya. Foto profil yang digunakannya adalah foto orang lain yang diambil dari google.

Padahal tersangka sehari-hari menjadi satpam di salah satu rusunawa di Gresik.

Melalui komunikasi di media sosial, Eko mengajak korban bertemu. Korban rata-rata merupakan wanita yang sudah bersuami.

Untuk meyakinkan korbannya, Tersangka menjemput korban menggunakan mobil Avanza warna putih nopol W 1356 BL.

Saat bertemu dengan korban, seringkali Eko ditanyai soal wajahnya yang berbeda dengan foto profil facebook. Apalagi Eko tidak pernah memakai atribut TNI.

Namun, dengan enteng Eko berdalih bahwa foto profil tersebut wajah dirinya semasa muda.

“Korban kemudian dibawa ke hotel untuk diajak berhubungan badan. Agar mau, korban dibujuk akan dinikahi, tersangka mengaku belum menikah,” kata Fery dikutip Detikcom, Jumat (28/6/2019).

Saat di hotel, kata Fery, Eko juga merayu korbannya agar mau melepas perhiasan emas yang dipakai dengan dalih perihasan bisa menimbulkan aura negatif.

Kemudian tersangka meminta korban menyimpan perhiasan tersebut di tas milik korban.

Setelah meninggalkan hotel, tersangka kemudian mengajak korbannya jalan-jalan. Sampai di depan sebuah minimarket, Eko meminta korban turun dari mobil untuk membeli minuman. Saat itulah tersangka kabur membawa barang milik korban.

Dalam keterangannya, Tersangka mengaku telah belasan kali menjalankan aksinya di beberapa daerah. Meliputi Kabupaten dan Kota Mojokerto, Jombang dan Lamongan. Diakuinya, korbannya sekitar 16 orang.

Eko diringkus Unit Resmob Sat Reskrim Polres Mojokerto di Jalan Raya Pacet saat akan kembali beraksi, Minggu (22/6) sekitar pukul 14.00 WIB. Penangkapan tersangka dilakukan setelah polisi menerima laporan dari 2 wanita yang menjadi korbannya.

“Tersangka kami jerat dengan Pasal 372 dan 378 KUHP tentang Penipuan dan Pengelapan. Ancaman hukumannya 6 tahun penjara,” pungkasnya.

Kepada wartawan, Eko mengaku sudah mempunyai istri, tapi belum dikaruniai anak. Dia berdalih nekat menipu para wanita berusia di atas 30 tahun sekadar untuk berkencan dan mencuri harta korban. Karena penghasilannya sebagai satpam rusunawa tak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Eko yang berpenghasilan Rp 1,5 juta sebulan dari profesi Satpam, mengaku dapat tambahan dari hasil penipuannya sekitar Rp 2 juta.

Tinggalkan Komentar