Jelang 2019, Ini Imbauan Prof Andalan

Makassar, PANRITA.News – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan konvoi dan pesta kembang api saat pergantian tahun baru 2019.

Imbauan tersebut diperkuat melalui surat edaran yang ditujukan kepada bupati atau wali kota serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel. 

Hal itu dilakukan sebagai wujud simpati terhadap mereka yang tertimpa musibah bencana tsunami Selat Sunda di Provinsi Banten dan Lampung.

Imbauan itu tertuang dalam surat edaran yang ditandatangani Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman tertanggal 26 Desember 2018 dengan tiga poin penting.

Pertama, agara saat malam pergantian tahun baru 2019, masyarakat tidak melaksanakan kegiatan seperti pawai kendaraan, pesta kembang api dan atau petasan, panggung hiburan malam serta kegiatan Iainnya.

Kedua, mengimbau kepada seluruh masyarakat agar melakukan kegiatan yang bersifat positif, seperti memberikan bantuan sosial terhadap korban bencana tsunami Selat Sunda.

“Diharapkan agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar melakukan koordinasi dengan TNI dan Polri,” tertulis sebagai poin terakhir dalam surat edaran tersebut.

Sebelumnya, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah juga mengimbau masyarakat Sulsel dah seluruh pemerintah kabupaten/kota, agar menyambut malam pergantian tahun dengan banyak berzikir. Nurdin Abdullah sendiri akan melakukan zikir di Rumah Jabatan Gubernur di malam pergantian tahun.

“Kita isi rohani kita. Kita koreksi diri untuk mengevaluasi kerja kita di 2018. Dan kita memohon kepada Alllah supaya ekonomi Sulsel di 2019 bahkan Indonesia ini harus lebih baik,” imbuhnya.

Comment