Tradisi ‘Mappalili’ Terus Dilestarikan di Barru

Barru, PANRITA.News – Mappalili yang merupakan salah tradisi dan budaya sebelum petani turun sawah di Kabupaten Barru masih terus dilestarikan, tak terkecuali di Desa Manuba.

Bupati Barru, Suardi Saleh menghadiri acara Mappalili di Desa Manuba Kecamatan Mallusetasi, Sabtu (24/11/18).

Acara ini diawali dengan pencangkulan pertama di sawah oleh Bupati Barru didampingi camat Mallusetasi, Kapolsek, Kepala Desa Manuba dan Saksikan oleh tokoh masyarakat dan warga desa.

Bupati Barru dalam sambutannya mengemukakan bahwa pentingnya tradisi ini untuk selalu dilestarikan karena menumbuhkan kebersamaan dan gotong royong melalui mappalili.

“Tradisi mappalili yang didahului dengan tudang sipulung, membahas persiapan menanam padi, proses dan waktu pelaksanaannya sebagai upaya melindungi tanaman dari hama,” Jelas Suardi.

Lanjut bupati Barru, bahwa untuk mengukur keberhasilan pertanian adalah nilai tukar petani.

“Ketika belanja petani minim dan hasil produksi maksimal, pemerintah kabupaten berupaya meminimalkan belanja petani dengan memberikan bantuan alat-alat pertanian, saya berharap acara ini dapat terus dipertahankan,” Ungkapnya.

Acara ini juga dihadiri oleh penyuluh pertanian dan tokoh masyarakat.

Tinggalkan Komentar