Polisi Tembak Kurir Sabu di Makassar, Diduga Jaringan Lapas

Makassar, PANRITA.News –┬áSeorang kurir sabu terpaksa hadiahi peluru panas dari Satuan Narkoba Polrestabes Makassar. Pria bernama Syamsul (35) tersebut terpaksa ditembak karena berusaha melawan petugas saat ditangkap.

Berdasarkan keterangan polisi, pelaku merupakan salah satu jaringan dari bandar narkoba, yang dikendalikan dari balik salah satu Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Sulsel.

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetik, mengungkapkan bahwa pelaku dibekuk oleh tim Hiu Polrestabes Makassar, di salah satu SPBU di Makassar, pada Minggu (18/11/2018). Syamsul terpaksa dilumpuhkan polisi, lantaran saat dilakukan pengembangan kasusnya, dia melakukan perlawanan.

“Kami mengungkap salah satu jaringan narkotika bandar Rutan saat hendak transaksi di SPBU Ratulangi. Kami lumpuhkan dengan timah panas, karena waktu pengembangan kasusnya, dia melawan petugas dan berusaha melarikan diri,” ujarnya, Senin (18/11/2018).

Lanjut Kompol Diari, dari tangan pelaku, didapati satu paket sabu-sabu seberat puluhan gram dan sebuah mobil hasil kejahatannya.

“Digeledah, ditemukan narkoba jenis sabu-sabu 50 gram dan dilakukan pengembangan didapati mobil hasil kejahatannya,” lanjutnya.

Sementara itu, dalam jaringan bandar yang dilakukan di dalam Lembaga Pemasyarakatan itu, pelaku bertugas sebagai kurir. Polisi pun, masih mengejar dua orang atasan pelaku, yang masih berkeliaran di Makassar.

“Dia kurir ke pengedar besar tidak langsung ke konsumen. Atasannya ada dua orang, dan kami masih mengejar pelaku lainnya,” tegasnya.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam dengan pasal 112 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 1 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling rendah lima tahun penjara.

Leave a Reply