Gempa 5,3 SR di Bali Membuat Panik Warga Lombok

Jakarta, PANRITA.News – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Mataram melaporkan gempa yang terjadi pada pukul 01.23 WITA. Gempa berpusat di Bali bagian selatan, koordinat gempa 9,42 lintang selatan (LS) dan 115,41 bujur timur (BT) di kedalaman 20 Km.

Gempa bermagnitudo 5,3 itu terasa sampai Lombok. Sehingga membuat warga di Lombok panik dan berhamburan keluar rumah.

“Gerung Lombok Barat, warga berlarian keluar rumah. Gempa campur gemuruh, jadi panik sendiri setelahnya mendengar gemuruh hujan,” tutur Kusnandar di Whatsapp grup BMKG Mataram, Kamis (15/11/2018).

“Kuta juga terasa keras, pada lari keluar rumah,” kata Bobby Oscar, warga di Lombok Tengah.

Sementara di Cakranegara, Kota Mataram saat guncangan gempa terjadi suara rintik hujan disertai gemuruh dan petir. Hal ini membuat hampir sebagian warga terjaga dan berlari keluar rumah.

“Tadi saya masih nonton tv, saya kira hanya suara gemuruh hujan, tapi kursi tempat saya duduk ikut bergoyang,” ungkap Makrifat kepada detikcom.

Hingga pukul 02.15 WITA, warga di Jalan Kebudayaan, Cakranegara, Kota Mataram masih terlihat berada di luar dan belum berani kembali ke dalam rumah. Belum ada laporan dampak kerusakan akibat gempa tersebut.

“Gempa ini tidak berpotensi tsunami,” kata BMKG Mataram dalam keterangannya.

Leave a Reply