Jokowi: Ada Yang Bilang Dirinya Tegas Tapi Suka Marah-marah

Jakarta, PANRITA.News – Presiden Joko Widodo menyindir tokoh pemimpin yang memiliki gaya berkomunikasi ‘marah-marah’. Ia menyatakan pemimpin yang dibutuhkan masyarakat Indonesia adalah mereka yang dapat berbicara dengan baik tanpa harus marah-marah.

Hal tersebut diutarakan Jokowi saat membekali calon legislatif 2019-2024 Partai Hanura Rabu (7/11) malam.

“Saya senang tegas tapi tidak suka marah-marah. Karena ada yang bilangnya tegas tapi suka marah-marah,” kata Jokowi di Discovery Hotel Ancol.

Jokowi tak mendetailkan tokoh yang ia anggap kerap marah-marah dalam menyampaikan sesuatu kepada rakyat. Ia hanya mencontohkan gaya berpidato Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang yang tegas.

Jokowi menyatakan selalu terkagum-kagum setelah mendengarkan Ketua DPD ini berpidato.

“Ketua Umum Partai Hanura ini memang tegas, setiap sambutannya kelihatan sekali kalau beliau ini tegas. Tapi saya tidak tahu kalau pas tidak ada saya, bisa lebih tegas lagi apa jangan-jangan alus. Tapi saya yakin sama juga pasti tegas,” tutur mantan Wali Kota Solo ini.

Ia menyatakan pemimpin baik harus siap dan selalu mendengarkan aspirasi, kebutuhan, dan masukan masyarakat. Ketegasan dibutuhkan dalam membuat kebijakan dan bertindak.

“Saya tadi hanya memberikan contoh Pak OSO tegas tapi enggak marah-marah karena kalau mendekati rakyat dan marah-marah tujuannya tidak tercapai,” kata Jokowi.

“Tapi tegas itu tidak sama dengan otoriter, ini beda dan tolong dibedakan,” ucapnya menegaskan.

Leave a Reply