Abaikan Sanksi AS, Iran Tetap Jual Minyak Mentah

Teheran, PANRITA.News – Sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap perdagangan minyak mentah Iran, dan melarang semua perusahaan yang berinvestasi di AS membeli minyak dari negara tersebut. Keputusan AS yang dimulai Senin (5/11/2018) itu tak membuat pemerintah Iran mundur.

Hal tersebut diungkapkan oleh Presiden Iran, Rouhani. Menurutnya, negaranya justru akan menghentikan sanksi AS dengan terus menjual minyak mentah.

“Amerika ingin memotong penjualan minyak Iran ke titin nol, tetapi kami akan terus menjual minyak kami untuk menghentikan sanksi,” kata Rouhani dalam Beritasatu.com, Senin (5/11/2018).

AS memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran dalam upaya untuk menekan republik Islam itu untuk menghentikan kegiatan nukli. Sebelumnya, AS telah memberlakukan sanksi terhadap Iran pada Agustus 2018.

Minyak mentah AS diperdagangkan 0,55%n lebih rendah di US$ 62,81 pada Senin, sementara patokan minyak mentah Brent turun 0,41% lebih rendah dan diperdagangkan pada US$ 72,53.

Administrasi Trump telah berjanji akan memberikan pengecualian khusus untuk delapan yurisdiksi, yang memungkinkan mereka untuk sementara melanjutkan mengimpor minyak dari Teheran, meskipun sanksi telah diberlakukan.

Presiden Donald Trump memberi para pengimpor minyak 180 hari untuk menghentikan pembelian minyak mentah Iran ketika dia menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran pada bulan Mei. Delapan keringanan akan memungkinkan yurisdiksi untuk secara bertahap mengurangi pembelian mereka setelah batas waktu 4 November 2018.

Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, dan Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin, tidak menyebutkan delapan yurisdiksi pada hari Jumat, tetapi seorang pejabat Korea Selatan mengatakan Senin bahwa Seoul telah diberikan pengecualian dari sanksi AS terhadap Iran.

Tinggalkan Komentar