Dua Geng Pelajar Terlibat Tawuran Berawal dari Medsos, Satu Tewas

Ilustrasi Tawuran antar Pelajar

Jakarta, PANRITA.News – Seorang remaja bernama Ari Haryanto (16) meninggal di depan Belleza, Jalan Jenderal Soepeno, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Sabtu 1 September 2018 dini hari. Dia diduga menjadi korban tawuran antar geng di sekolah.

Dilansir Liputan6, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan, Ari Haryanto berasal dari salah satu sekolah di Kawasan Jakarta Barat. Saat itu, kelompoknya terlibat tawuran dengan kelompok lain.

“Dua remaja yang terlibat tawuran ini membuat kelompok dari beberapa sekolah. Mereka ribut-ribut di media sosial Instagram. Lalu berlanjut janjian lewat Line untuk bertemu,” ujar dia.

“Di sana (TKP) kedua kelompok terlibat tawuran hingga berujung tewasnya Ari,” Indra menambahkan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Stefanus Tamuntuan mengatakan, tawuran pelajar tersebut melibatkan 50 pelajar dari berbagai sekolah.

Ia melanjutkan, mereka terbagi menjadi dua kelompok atau geng. Salah satunya geng Gusdon (Gusuran Donat) yang bermarkas di Cipulir Jakarta Selatan.

“Korban yang tewas ini lawan dari anggota geng Gusdon,” ujar dia.

Dalam kasus ini, Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan telah menangkap 29 pelajar. 11 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.

Tinggalkan Komentar