Parepare, PANRITA.News – Penjabat Gubernur Sulsel, Sumarsono, dalam rangkaian lawatan di beberapa kabupaten/kota juga menyempatkan ke Kota Parepare dengan mengunjungi Pasar Induk (PI) Beras Parepare. Pasar induk Beras ini akan menempati Gudang Bulog di Kawasan Lappadde.
Pasar induk beras sendiri merupakan tempat pertemuan antara penjual dan pembeli komoditi pangan beras yang dikelola oleh Bulog dengan dukungan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
Selain itu, Pasar Induk Beras merupakan instrumen neraca perdagangan daerah, pengendali harga, potensi peningkatan pendapatan daerah, pusat perdagangan wilayah, menjamin ketersediaan dan akses pangan masyarakat, mengembangkan kewirausahaan petani dan kesejahteraan petani.
Pasar Induk Beras Parepare/Lappade ini dapat menampung hingga 100.000 ton beras. Juga akan menjadi pasar induk beras pertama di Luar Pulau Jawa dan terbesar di Indonesia. Ditargetkan, beroperasi Agustus mendatang.
Sumarsono menjelaskan, Pasar Induk Beras ini pemanfaatannya bukan hanya untuk Parepare saja, tetapi untuk daerah lainnya.
“Gudang Parepare ini dia bebas berkoordinasi dengan bulog yang lain. Bisa berdistribusi kemana saja, nah kebetulan Sulsel ini beras sangat surplus, potensinya luar biasa. Itu kita bukan posisi penerima tetapi lebih kepada pengirim dan pemasok untuk daerah lainnya,” ungkapnya.
Stok beras yang ada di Indonesia Timur sangat bergatung dengan Sulsel. Hadirnya Pasar Induk Beras di Sulsel sangat strategis, selain memiliki pelabuhan yang representatif juga listrik tersedia lebih dari cukup. Selain itu, komoditi padi yang besar, hasil giling yang bagus, Sulsel juga pemasok beras ke seluruh Indonesia.
Tahun 2017, Bulog Divre Sulsel telah mengirim beras 260.000 ton ke seluruh Indonesia. Kecuali Jawa Timur dan Jawa Tengah.
“Proses pembuatan pasar induk ini memang belum selesai. Tetapi ada pekerjaan yang akan diselesaikan. Kalau tidak ada halangan akan digabungkan peresmiannya dengan PLTB Sidrap sekitar bulan Agustus lah. Tergantung dari jadwal Presiden,” ujarnya.
Sementara, Pjs Wali Kota Parepare, Lutfhi Natsir, mengatakan, hadirnya Pasar Induk Beras Parepare akan mendukung perekonomian. Bukan hanya Parepare, tetapi daerah sekitarnya.
“Ini sangat luar biasa menjadi putaran ekonomi kita. Dan khusus Ajatappareng menjadi back-upnya nanti, plus Luwu Raya dan Sengkang,” terangnya. (*)

Comment