Ternyata Tahi Lalat Ada Juga yang Berbahaya, Ini Tandanya

PANRITA.NEWS – Setiap orang memiliki tahi lalat di tubuhnya. Dengan beragam ukuran dan posisi, Ada yang membuat penampilan seseorang lebih menarik, ada juga yang membuat orang kurang percaya diri dengan tahi lalatnya.

Namun, perlu diketahui bahwa tahi lalat yang ada pada tubuh kita bisa saja menjadi tanda adanya penyakit berbahaya.

Tahi lalat adalah tumor jinak di kulit akibat penumpukan sel pigmen kulit di satu tempat yang tak membutuhkan pengobatan khusus. Tapi, ada jenis kanker kulit yang bentuknya sangat mirip dengan tahi lalat. Olehnya itu, mulai sekarang anda harus tahu membedakan apakah itu tahi lalat biasa atau tanda dari kanker kulit melanoma.

Pada umumnya, Tahi lalat yang normal berwarna cokelat kehitaman, berbentuk bulat atau oval dengan diameter kurang dari 6 mm, dan tidak membesar. Sementara kanker kulit melanoma memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

* Bentuknya asimetris, tidak berbentuk bulat atau oval.
* Tepi tahi lalat tidak rata atau bergerigi.
* Dapat terjadi perubahan warna menjadi merah, pucat, atau berwarna kebiruan.
* Ukurannya membesar.
* Mudah berdarah.
* Terasa gatal atau nyeri.
* Kulit di sekitarnya terlihat kemerahan atau bengkak.
* Kulit di permukaannya mudah mengelupas.

Untuk bisa mendeteksi bahaya atau tidaknya tahi lalat, Anda disarankan untuk bercermin tanpa menggunakan pakaian, dan mengamati setiap perubahan di kulit dari kepala hingga ujung kaki.

Jika terdapat salah satu tanda di atas, ada kemungkinan tahi lalat tersebut merupakan gejala kanker kulit melanoma.

Penting untuk mewaspadai kemungkinan kanker kulit melanoma pada tahi lalat, karena kanker kulit melanoma adalah jenis yang paling berbahaya dan mudah menyebar ke berbagai organ, seperti paru dan otak. Namun bila diketahui sejak dini, kemungkinan penyakit untuk bisa diatasi semakin besar.

Leave a Reply