Cristiano Ronaldo Boleh Menangis tapi Lihat Warisan Trofinya untuk Portugal

Cristiano Ronaldo menyapa suporter setelah kalah dari Spanyol di Stadion Dallas Selasa (7/7/2026). (AFP).

Cristiano Ronaldo menyapa suporter setelah kalah dari Spanyol di Stadion Dallas Selasa (7/7/2026). (AFP).

Jakarta, PANRITA.News — Timnas Portugal harus angkat koper di Piala Dunia 2026 bersama megabintang Cristiano Ronaldo usai menelan kekalahan dramatis 1-0 kontra Spanyol pada Selasa (7/7/2026).

Meski begitu Ronaldo sama sekali tidak menyesali perjalanan karirnya bersama Portugal. Sebelum laga melawan Spanyol dimulai, Ronaldo memamerkan tiga gelar yang ia persembahkan selama periodenya membela Portugal sejak 2003.

Pemain berusia 41 tahun itu memberikan trofi Euro 2016 dan UEFA Nations League pada edisi 2019 dan 2025.

Sebelum Ronaldo bermain untuk Portugal, tim berjuluk Selecao das Quinas itu memang belum pernah meraih gelar apa pun, dengan pencapaian terbaik adalah peringkat ketiga Piala Dunia 1966.

“Saya telah memenangkan tiga gelar bersama Portugal. Sebelum Cristiano, Portugal belum pernah memenangkan satu pun gelar. Karena itu, saya merasa bangga,” ujar Ronaldo dikutip DSports.

“Sejujurnya, gelar terbesar yang saya menangkan bersama tim nasional adalah pada 2016, dan bagi saya nilainya sama besarnya dengan sebuah gelar Piala Dunia,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Perebutan Top Skor Piala Dunia 2026 Makin Sengit

“Karena itu, saya ulangi sekali lagi, saya meninggalkan semuanya dengan hati yang tenang. Saya sudah memberikan yang terbaik, dan itu sudah cukup. Besok akan menjadi hari yang baru, dan kehidupan akan terus berjalan,” tuturnya.

Perpisahan dengan Timnas

Cristiano Ronaldo. (AP Photo)
Cristiano Ronaldo. (AP Photo)

Ronaldo lalu mendeskripsikan kekecewaannya, apalagi Piala Dunia 2026 menjadi turnamen terakhirnya bersama Portugal. Selain itu, ia tinggal menunggu waktu untuk gantung sepatu. 

“Tentu saja sedih karena harus tersingkir dari Piala Dunia dengan cara seperti ini. Namun, seperti yang saya katakan kemarin dalam konferensi pers, saya sudah memberikan segalanya. Saya sudah memberikan yang terbaik. Saya meninggalkan turnamen ini dengan hati yang tenang dan tanpa penyesalan,” ucap Ronaldo.

“Inilah sepak bola, inilah kehidupan seorang pesepak bola. Terkadang kita menang, terkadang kita kalah, dan kita harus terus melangkah. Memang benar, ini adalah Piala Dunia terakhir saya,” imbuhnya lagi.

BACA JUGA:  Jinak di Tangan Paraguay, Prancis Cuma Menang Tipis ke Perempat Final Piala Dunia 2026

“Untuk hal-hal lainnya, saya masih punya waktu untuk memikirkannya, berkumpul bersama keluarga, tidak mengambil keputusan saat kepala masih dipenuhi emosi, dan melanjutkan hidup,” pungkas Ronaldo.

Martinez Undur Diri 

Pelatih Portugal Roberto Martinez bersama Cristiano Ronaldo pada Rabu (4/6/2025. (AP Photo)
Pelatih Portugal Roberto Martinez bersama Cristiano Ronaldo pada Rabu (4/6/2025. (AP Photo)

Portugal kini bersiap membuka lembaran baru setelah tersingkir dari Piala Dunia 2026. Perhatian publik pun mengarah kepada sosok yang akan memimpin timnas pada periode berikutnya.

Sesaat setelah Portugal tersingkir, Roberto Martinez memastikan masa tugasnya telah berakhir.

Pelatih asal Spanyol itu mengungkapkan kontraknya tidak akan diperpanjang sehingga kebersamaannya dengan Portugal resmi berakhir.

“Era saya sudah selesai. Sekarang yang terpenting adalah memulai awal yang baru, dan presiden federasi berhak memilih pelatihnya sendiri. Saya berterima kasih atas seluruh dukungan yang saya terima,” ujar Martinez.

Martinez kembali menegaskan keputusan tersebut dengan menyebut siklus kepemimpinannya telah berakhir. Menurut Martinez, timnas kini membutuhkan suara dan pemimpin yang baru.

Comment