PSM Makassar Tanpa Yuran Fernandes di Laga Pembuka Lawan Persijap Jepara

PSM Makassar Tanpa Yuran Fernandes di Laga Pembuka Lawan Persijap Jepara

Bek andalan PSM Makassar, Yuran Fernandes.

Makassar, PANRITA.News – PSM Makassar dipastikan tidak diperkuat bek andalan mereka, Yuran Fernandes, saat melakoni laga perdana BRI Super League 2025/2026 menghadapi Persijap Jepara, Jumat (8/8/2025) di Stadion BJ Habibie, Parepare.

Absennya sang kapten asal Tanjung Verde itu bukan karena sanksi FIFA kepada PSM Makassar, melainkan akibat hukuman dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Sebelumnya, Yuran tersandung kasus usai mengunggah komentar kontroversial tentang sepak bola Indonesia di Instagram Story pribadinya.

Dalam unggahan yang kini sudah dihapus, Yuran menuliskan kritik tajam yang menyebut sepak bola Indonesia sebagai “candaan” dan menyinggung soal korupsi.

Meski sudah meminta maaf dan menyatakan bahwa ucapannya tidak ditujukan untuk menyinggung Indonesia, dampaknya sudah menyebar luas di jagat maya.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, pun ikut menanggapi. Ia menilai pernyataan Yuran sangat tidak pantas, terlebih jika tidak disertai bukti.

“Kalau tidak suka, jangan main di sini. Kalau ada bukti, silakan ungkap, akan kami tindak,” tegas Erick.

Tak hanya PSSI, pihak PT Liga Indonesia Baru (LIB) juga memberikan teguran resmi. Sikap Yuran dianggap melanggar berbagai regulasi seperti Participating Team Agreement (PTA), Regulasi Liga 1 2024/25, serta Kode Disiplin PSSI 2023.

Setelah menjalani sidang secara daring, Komdis awalnya menjatuhkan sanksi larangan bermain selama 12 bulan dan denda puluhan juta rupiah.

Namun, setelah banding dari pihak PSM Makassar, hukumannya dikurangi menjadi 3 bulan dan denda Rp25 juta. Masa hukuman itu baru akan berakhir pada 9 Agustus 2025, sehari setelah laga kontra Persijap.

Sementara itu, persoalan terpisah masih membayangi PSM Makassar. Mereka belum bisa merekrut pemain asing baru lantaran sengketa lama dengan mantan pemain mereka, Wiljan Pluim. Kasus tersebut bahkan disebut-sebut jadi alasan FIFA memberi sanksi pembatasan transfer kepada PSM.

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menjelaskan bahwa saat ini proses penyelesaian sengketa masih berlangsung. Ia berharap semuanya bisa tuntas dalam beberapa hari ke depan.

Comment