Menolak Dibandingkan dengan Mourinho, Sarri Hanya Butuh Kemenangan Lawan MU

London, PANRITA.News – Jelang laga pamungkas antara Chelsea melawan Manchester United di Stamford Bridge, Sabtu (20/10/208). Manajer anyar Chelsea, Maurizio Sarri menyatakan dirinya belum layak dibandingkan dengan Jose Mourinho yang telah menuai sukses besar bersama The Blues dan klub besar Eropa lainnya.

Bagi Sarri, Mourinho yang dijuluki ‘The Special One’ adalah sosok yang mengangkat nama Chelsea di periode 2000-an dan kembali lagi pada 2013. Mourinho mempersembahkan tiga gelar Liga Inggris, satu Piala FA, dan tiga gelar Piala Liga.

“Hasil bersama Chelsea sudah berbicara banyak tentang dirinya. Jadi saat ini jelas dia lebih baik dibandingkan saya. Saya harap saya bisa meningkatkan kualitas di masa depan, namun yang jelas saya harus mengatakan dia lebih baik dari saya” jelas Sarri.

Lebih lanjut, Sarri mengungkapkan bahwa dirinya membutuhkan kemenangan pada laga kali ini untuk bisa dibandingkan dengan Mourinho.

“Dia telah memenangkan segalanya di manapun. Jadi, saya butuh kemenangan bila ingin dibandingkan dengan dirinya,” ucap Sarri seperti dikutip dari Standard via laman CNNIndonesia., Sabtu (20/10/2018).

Seperti yang diketahui, Sarri datang di datangkan di Stanford Bridge musim ini dan menjalani awal musim yang baik. Di bawah kepmimpinannya, saat ini The Blues bersaing di papan atas dengan Manchester City dan Liverpool.

Namun bagi Sarri, menjadi aneh bagi dirinya jika dibandingkan Mourinho jelang duel Chelsea lawan Manchester United malam ini.

“Saat ini jelas mustahil membuat perbandingan. Kalian membicarakan salah satu pelatih terbaik di dunia (Mourinho) sedangkan saat ini saya bukanlah termasuk salah satu yang terbaik,” ujar Sarri.

Pelatih asal Italia itu bahkan mengakui bahwa saat memulai karirnya sebagai pelatih sepak bola profesional, dirinya akan bisa melatif tim sebesar Chelsea. Berbeda dengan Mourinho yang terbilang telah bersinar sebagai pelatih sejak usia muda.

“Saya bahkan tak berpikir (ada di posisi saat ini). (Delapan tahun lalu) target saya adalah menjadi pelatih profesional” ujarnya.

Sarri melanjutkan bahwa dirinya menjalani kepemimpinannya di Chelsea tanpa beban dan ambisi yang berlebihan.

“Saat itu saya tidak berpikir bahwa saya bisa ada di Liga Champions. Tentu luar biasa jika saya sudah berpikir seperti itu, jadi saya rasa saya beruntung (bisa ada di posisi saat ini),” imbuhnya.

Comment