Vegas, PANRITA.News — Kembalinya megabintang Mixed Martial Arts (MMA), Conor McGregor, ke dalam oktagon setelah absen selama lima tahun berakhir secara tragis dan antiklimaks.
Bertarung dalam laga utama rematch UFC 329 melawan rival lamanya, Max Holloway, di T-Mobile Arena, Las Vegas, pada Minggu (12/7/2026) siang WIB, petarung berjuluk The Notorious itu harus menyerah kalah TKO akibat cedera lutut parah saat laga baru berjalan 1 menit 9 detik.
Pertarungan kelas welter yang sangat dinantikan ini dibuka dengan intensitas luar biasa tinggi. Begitu bel ronde pertama berbunyi, McGregor (37) langsung merangsek maju dan melepaskan sebuah tendangan meloncat (flying head kick) ke arah Holloway.
Namun malang bagi petarung asal Irlandia tersebut, ia mendarat dengan tumpuan posisi kaki kanan yang tidak sempurna.
Lutut kanannya langsung mengalami cedera parah (blown out) seketika. McGregor sempat tergelincir beberapa kali dan berusaha mempertahankan posisinya di pagar oktagon sembari menahan rasa sakit yang luar biasa.
Melihat kondisi lawan yang sudah tidak stabil dan tidak bisa bertumpu, Max Holloway dengan sportif memilih untuk tidak menghujani pukulan brutal secara brutal dan memberi tanda kepada wasit.
Wasit Mike Beltran yang memimpin laga pun bergerak cepat menghentikan pertarungan demi keselamatan atlet. Max Holloway dinyatakan menang TKO (Injury) di ronde pertama pada menit 1:09.
Hasil ini menjadi pukulan telak bagi karier profesional McGregor, mengingat ia belum pernah bertarung lagi sejak menderita patah kaki parah saat melawan Dustin Poirier pada Juli 2021 silam.
Kegagalan instan ini memicu spekulasi besar di kalangan pengamat MMA mengenai masa depan dan potensi pensiun sang mantan juara dua divisi tersebut.
Di sisi lain, Max Holloway menunjukkan rasa hormat yang besar usai laga. “Mari beri penghormatan untuk Conor, dia adalah petarung yang luar biasa. Kita harus melakukan pertarungan ulang ini sekali lagi,” kata Holloway saat wawancara di dalam oktagon.

Comment